SuaraBogor.id - Kebakaran pabrik karung di Depok ditaksir menelan kerugian mencapai milaran rupiah.
Pasalnya, kobaran api akibat kebakaran sampai melahap 6 mesin percetakan berukuran 10-15 meter dan bahan baku produksi berupa bijih plastik di area seluas 800-1.000 meter persegi.
Kebakaran terjadi di pabrik karung CV Pakar Plasindo, Jalan Pekapuran, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok.
Taksiran kerugian itu disampaikan Kasi Damkar dan Penyelelamatan Kota Depok, Tessy Haryati kepada wartawan di lokasi kejadian, Jumat (10/9/2021).
"Jumlah pastinya masih dalam perhitungan, tapi kemungkinan besar miliaran," ungkap Tessy.
Api diketahui pertama kali oleh salah satu pegawai pabrik, Endang (42), pukul 10.00 WIB di gudang timur.
Karena api sudah besar, kata Tessy, api langsung cepat merembet ke mesin percetakan.
"Tidak ada korban jiwa.30 karyawan yang berada di lokasi kejadian berhasil kami selamatkan," paparnya.
Kobaran api berasal dari thinner di gudang yang menyala setelah terpantik percikan api.
Baca Juga: Ditjen PAS Beri Pelayanan Trauma Healing Bagi Penghuni Lapas Kelas I Tangerang
Tessy menduga, percikan tersebut akibat kegagalan instalasi listrik.
"Kalau dari thinner, hanya ada dua kemungkinan. Dari puntung rokok atau instalasi listrik. Tapi agak tidak mungkin kalau puntung rokok, karena jauh sekali posisinya di dalam pabrik," bebernya.
Api padam sekitar pukul 12.30 WIB, berkat 12 mobil pemadam yang dikerahkan Dinas Damkar Depok dan 2 mobil pemadam Kabupaten Bogor.
"Tidak ada kesulitan selama pemadaman. Tapi memang agak lama karena material di dalam bahan-bahan mudah terbakar semua," pungkasnya.
Kontributor : Immawan Zulkarnain
Berita Terkait
-
Bukan Granat Aktif! Benda di Drone Teror Advokat Depok Hanya Replika
-
Tragedi Kebakaran Palmerah: Dikira Sudah Selamat, Kakek Suratman Ditemukan Tewas Terpanggang
-
Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Usai, Asap Beracun Bikin Puluhan Warga Tak Berani Pulang
-
Tragis! Tak Sempat Lari, Kakek 81 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Palmerah
-
Kebakaran TPA Jatiwaringin Hampir Padam, Daerah Diminta Waspadai Ancaman Serupa
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC
-
Pemain Judi Online Terbanyak se-Indonesia Ada di Kabupaten Bogor
-
Berawal dari Paket Misterius di Jasa Pengiriman, Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Cair Asal Bogor
-
Tragedi Subuh di Cilebut, Lansia Asal Kota Bogor Tewas Tertabrak KRL
-
Dirgahayu Bhayangkara ke-80, Bupati Bogor Doakan Polri Selalu Kuat Jadi Pengayom Masyarakat