SuaraBogor.id - Kota Depok masih menjadi penyumbang kasus Covid-19 tertinggi di Jawa Barat untuk saat ini, Senin (13/9/2021).
Saat ini, kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) sebanyak 698.657 kasus setelah bertambah 567 kasus pada Senin 13 September 2021. Untuk saat ini Depok menjadi penyumbang terbanyak.
Berdasarkan laman Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar atau Pikobar, Senin, 13 September 2021, kasus terbanyak masih ditempati Kota Depok dengan 2.210 kasus positif aktif.
Wilayah dengan jumlah kasus terendah menurut Pikobar adalah Kabupaten Pangandaran dengan 62 kasus positif aktif.
Mengutip Ayobandung.com -jaringan Suara.com, di Jabar, saat ini masih ada 7.447 pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan. Sementara 676.755 sembuh dan 14.455 meninggal.
10 Daerah Kasus Covid-19 Tertinggi
- Kota Depok 2.210 kasus positif aktif
- Kota Bandung 1.190 kasus
- Kabupaten Bandung 864 kasus
- Kabupaten Garut 427 kasus
- Kota Bogor 422 kasus
- Kabupaten Cianjur 367 kasus
- Kabupaten Kuningan 334 kasus
- Kota Cimahi 313 kasus
- Kabupaten Ciamis 302 kasus
- Kabupaten Sukabumi 284 kasus
Kasus positif aktif adalah kasus positif Covid-19 terkonfirmasi yang saat ini sedang menjalani perawatan berupa isolasi. Isolasi bisa dilakukan di rumah sakit, hotel, atau juga rumah. Kasus positif aktif berakhir ketika pasien dinyatakan sembuh atau meninggal dunia.
Jumlah kasus positif aktif, sebagaimana juga jumlah kasus lain terkait pandemi Covid-19, merupakan data yang bersifat dinamis. Perubahan terjadi setiap hari sesuai dengan tindakan penanganan yang dilakukan di lapangan.
Baca Juga: Ngakak! Depok Punya Gerai Minuman Mirip Chatime dengan Penuh Kearifan Lokal
Saat ini hanya ada empat wilayah yang masuk zona oranye di Jawa Barat, yaitu Kota Sukabumi, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Bekasi. Sementara yang lainnya masuk dalam zona kuning.
Tag
Berita Terkait
-
Pengeroyok Anggota TNI di Stasiun Depok Ternyata Mabuk, Satu Pelaku Masih Buron!
-
Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Hoaks Teror Pocong Keliling Minta Dibukakan Tali di Depok, Polisi Turun Tangan
-
Misteri Kematian WNA di Imigrasi Depok, Ditemukan Tewas di Toilet: Ini 7 Faktanya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
5 Rekomendasi Tempat Ngopi Nuansa Alam di Bogor Terbaru 2026, Dijamin Anti Boring
-
Cibinong Makin Keren! Skywalk Simpang Bappenda Bakal Diresmikan di HJB Ke-544
-
Nasabah BRI Berpeluang Nonton Eksklusif Langsung di Camp Nou
-
Heboh Unggahan 'Bang Ciyo CL': Bongkar Dugaan Praktik 'Jual Beli Waktu' di Tambang Emas Pongkor
-
Viral! Oknum Keamanan Tambang Emas Pongkor Diduga Jual Akses Lubang Tambang, Tarifnya Fantastis