SuaraBogor.id - Atlet panjat tebing asal Bogor, yakni Widya Fujianti alias Wiwi jadi andalan Jawa Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.
Diketahui, atlet PON yang mewakili Jawa Barat dari Bogor ini telah meraih enam medali emas pada Porda Jawa Barat 2018 buah.
Diketahui, Widya Fujianti berlatih panjat tebing sejak duduk di bangku kelas lima SD.
"Awalnya diajak om latihan, sampai sekarang. Wiwi sendiri ingin lebih tunjukkan prestasi lebih baik lagi, karena dengan kita tekun latihan dan bersabar pasti berbuah manis," ungkap atlet asal Kota Bogor itu saat dihubungi, menyadur dari Antara, Kamis (16/9/2021).
Putri pertama dari pasangan Solihat dan Wawan Kurniawan itu lantas bergabung dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bogor setelah bakatnya terlihat.
Prestasi demi prestasi telah ditorehkan oleh Wiwi, bahkan sejak Porda Jawa Barat 2014 dengan membawa pulang dua medali emas. Kemudian, pada Kejurnas Kepulauan Karimun Riau Wiwi berhasil meraih emas.
Kini, alumnus SMA Negeri 6 Kota Bogor itu memiliki cita-cita mulia atas segala raihannya pada dunia panjat tebing, yakni ingin memberangkatkan umroh kedua orang tuanya.
"Harapan Wiwi tidak banyak, pengen naikin umroh ibu sama ayah bahkan kalau bisa naik haji,” kata Wiwi.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor mengirimkan sekitar 70 atlet dan pelatih, dalam kontingen Jawa Barat pada kegiatan PON XX di Provinsi Papua.
Baca Juga: Target KONI Kepri: Cukup 7 Emas di PON Papua
Provinsi Jawa Barat mengirimkan kontingen sebanyak 1.239 orang ke PON XX Papua, terdiri atas 770 atlet, 390 manajer dan ofisiall, serta 75 orang pendukung. Atlet dari kontingen Jawa Barat siap bertanding di 37 cabang olahraga di PON XX Papua, pada 2-15 Oktober 2021.
Berita Terkait
-
Hutan Bukan Milik Negara: Mengapa Masyarakat Adat Papua Menolak Skema Perhutanan Sosial?
-
Konflik Papua Tak Kunjung Usai, Komnas HAM Desak Tiga Pihak Ini Segera Duduk Bersama
-
Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal
-
Lahan Papua Cuma Dihargai Rp300 Ribu, Yorrys Raweyai: Itu Tidak Manusiawi
-
Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Ubud-nya Bogor! 5 Rekomendasi Homestay di Desa Wisata Malasari Nanggung untuk Healing Maksimal
-
Hasil Autopsi Wanita yang Dibuang di Sholeh Iskandar, Patah Tulang Ekor dan Pendarahan Otak
-
Polres Bogor Temukan Unsur Pidana Pelecehan di Ponpes Ciawi, 3 Laporan Resmi Diproses
-
50 Persen Truk Sampah Kota Bogor Rusak, Lubang Body Cuma Ditambal Kardus
-
Febry Ambon Ngaku Lempar Anggi Auliya dari Tol BORR Saat Masih Hidup, Motif Sakit Hati Terungkap