SuaraBogor.id - Putri dari almarhum Pilot Pesawat Rimbun Air Kapten Mirza yakni Della, memberikan penjelasan soal ayahnya sebelum meninggal.
Della mengatakan, bahwa ayahnya Kapten Mirza adalah sosok yang sangat dicintai keluarga pun juga panutan bagi semuanya.
Menurutnya, sang ayah adalah pilot senior yang sudah mengenal baik medan terbang di kawasan Papua.
Peristiwa yang dialami Kapten Mirza kata Della merupakan kecelakaan ketiga kalinya.
“Ayah saya sering wari-wiri terbang di jalur udara Papua. Saya yakin ayah sangat handal dan mengetahui seluk-beluk perbukitan di Papua,” tutur Della, mengutip dari Bogordaily.net -jaringan Suara.com, Senin (20/9/2021).
Baca Juga: Legislator: Calon Panglima TNI Pengganti Hadi Tjahjanto Harus Mampu Atasi Masalah Papua
Menurutnya, pertama kali pihak keluarga mandapat kabar jatuhnya pesawat yang dikemudikan ayahnya dari pihak yang berwenang pada Rabu 15 September 2021, siang.
Mendengar berita itu, ia sempat beberapa kali jatuh pingsan. Menurutnya ia tidak percaya tentang kabar pesawat yang dikemudikan ayahnya jatuh di pegunungan Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.
Hal yang paling disesalkan Della selaku putri pertama dari Kapten Mirza karena dirinya belum dapat memenuhi keinginan ayahnya untuk segera menikah.
“Ayah wafat di usia 55 tahun. Ayah pergi sebelum saya menikah,” ungkap Della, lirih seraya memegang tasbih milik ayahanda tercinta.
Pada kesempatan itu Della meminta doa kepada semua pihak supaya ayahnya Kapten Mirza mendapat tempat yang layak disisiNya.
Baca Juga: Tanggapi Refly Harun Soal Letjen Dudung, Fadli Zon: Harusnya Ditugaskan di Papua
“Insyaallah ayah husnul khatimah. Mohon doanya,” pungkas Della dengan mata berkaca-kaca.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Fatal Mobil Listrik Xiaomi Renggut Nyawa Tiga Mahasiswi Karena Terkunci
-
Xiaomi SU7 Tabrakan dan 3 Mahasiswi Tewas Terbakar, Pintu Mobil Diduga Tak Bisa Dibuka
-
Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
-
Penjualan Asuransi Kendaraan Meningkat Jelang Lebaran, Tingginya Kecelakaan Jadi Faktor Pendorong
-
Kondisi Lalin Padat, Kecelakaan Beruntun Sempat Terjadi di Jalan Tol Layang MBZ Pagi Ini
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
-
Libur Lebaran, Polresta Solo Siagakan Pengamanan di Solo Safari
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman