Andi Ahmad S
Ketua BKSAP DPR RI, Fadli Zon. (Dok: DPR)

SuaraBogor.id - Politisi Gerindra Fadli Zon meminta agar Densus 88 dibubarkan. Menurutnya, yang saat ini terjadi pasukan khusus Polri tersebut hanya dijadikan komoditas, dia juga mengatakan dunia saat ini sudah berubah.

Pernyataan Fadli Zon minta Densus 88 dibubarkan karena, adanya pernyataan yang menyebutkan bahwa Taliban terinspirasi oleh teroris di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Fadli Zon lewat cuitannya di Twitter, Rabu 6 Oktober 2021.

Fadli Zon pun menilai narasi Densus 88 itu tidak akan dipercaya oleh masyarakat Indonesia lantaran berbau Islamophobia.

Baca Juga: Balas Serangan Bom Masjid, Taliban Serbu Markas ISIS-K

“Narasi semacam ini tak akan dipercaya rakyat lagi, berbau Islamifobia,” cuit Fadli Zon, mengutip dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Kamis (7/10/2021).

Oleh karena itu, ia dengan tegas menyebut Densus 88 Antiteror Polri sebaiknya dibubarkan saja.

“Dunia sudah berubah, sebaiknya Densus 88 ini dibubarkan saja,” ujar Fadli.

Menurut Fadli Zon, teroris memang harus diberantas namun jangan dijadikan sebagai komoditas.

“Teroris memang harus diberantas, tapi jangan dijadikan komoditas,” ungkapnya.

Baca Juga: Tumpas Teroris hingga Kartel Narkoba, Kolombia Kerahkan 14.000 Tentara di Perbatasan

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menyatakan bahwa kemenangan Taliban di Afghanistan menginspirasi kelompok teroris di Indonesia meski memiliki paham berbeda soal agama.

Komentar