SuaraBogor.id - Hingga saat ini polisi masih belum mengungkap siapa pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat. Terbaru kali ini, pakar hukum, Ricky Vinando mengungkapkan, bahwa ada empat bukti terkait pelaku kasus Subang malah mengarah ke Yosef Hidayah.
Ricky Vinando mengatakan, kasus Subang hingga kini belum terungkap membuat dirinya mendesak Polisi untuk segera menaikkan status suami korban menjadi tersangka.
Menyadur dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Ricky Vinando lewat keterangan resminya menerangkan, jika merujuk pada Pasal 183 KUHAP, untuk menentukan siapa pelaku pembunuhan maka polisi harus memiliki dua bukti kuat. Sementara, khusus untuk kasus Subang, mereka telah menemukan empat bukti yang mengarah ke Yosef Hidayah.
Adapun empat bukti itu, kata Ricky, antara lain keterangan saksi, keterangan ahli, surat, dan temuan petunjuk. Menurutnya, seluruh bukti itu mengarah kepada Yosef.
Baca Juga: 4 Artis Dapat Ancaman Pembunuhan Gegara Akting, Penonton Kelewat Baper
“Alat bukti saksi terdiri dari keterangan saksi Suparman, keterangan saksi Pak RT dan keterangan saksi Yosef sendiri. Alat bukti keterangan ahli bisa berupa ahli psikologi, psikiatri, kriminologi, ahli forensik dan ahli hukum pidana,” ujar Ricky.
Ia pun menjelaskan alat bukti surat yang ia maksud tersebut yakni hasil otopsi yang menegaskan kematian kedua korban kasus Subang berselisih 5 jam.
Hal itu, menurut Ricky, sesuai dengan keadaan Yosef Hidayah ketika kasus pembunuhan itu terjadi.
“Alat bukti surat di sini adalah hasil otopsi yang menegaskan kematian selisih 5 jam dan alat bukti petunjuk tentang banyak persesuaian di TKP dengan keadaan Yosef,” tuturnya.
Baca Juga: Sempat Buron, Pelaku Pembunuhan di Pos SAR Pantai Marbella Ditangkap
Berita Terkait
-
Tim Kuasa Hukum Juwita Minta Penyidik Lakukan Tes DNA Guna Mengetahui Sperma di Rahim Jenazah
-
Kronologi Pemerkosaan Jurnalis Juwita Sebelum Dibunuh, Terduga Pelaku Anggota TNI AL
-
Daihatsu Xenia Jadi Barang Bukti Pembunuhan Wartawan di Banjarbaru
-
Femisida Intim di Balik Pembunuhan Jurnalis Juwita oleh Anggota TNI AL
-
Pembunuhan Jurnalis Juwita: Denpom AL Balikpapan Bergerak Cepat, Motif Pembunuhan Masih Misteri
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman