SuaraBogor.id - Belakangan ini publik dihebohkan dengan pernyataan Komika McDanny yang secara blak-blakan menghina Habib Rizieq viral di media sosial.
Setelah munculnya pemberitaan, tampak terlihat Komika McDanny melakukan klarifikasi dan meminta maaf kepada umat muslim.
Terlihat, dia tampak menyesal telah melakukan penghinaan terhadap imam besar eks FPI. Bahkan, McDanny nyaris menangis saat menyampaikan penyesalannya.
Video permintaan maaf McDanny diunggah oleh dirinya sendiri serta dibagikan ulang oleh Arie Untung. Komika 41 tahun itu memulainya dengan ucapan salam, istigfar dan mengucapkan kalimat syahadat dilanjutkan dengan maaf kepada umat muslim.
"Assalamualaikum, Saya McDanny ingin mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh umat muslim, ormas-ormas Islam, terutama kepada ulama, sahabat dan keluarga besar habib," ujar McDanny dalam video yang diunggah Selasa (19/10/2021).
McDanny menyadari, apa yang dilakukannya saat bicara menyakiti hati banyak orang. Terutama keluarga Habib Rizieq yang bersangkutan dan masyarakat yang kecewa terhadap dirinya.
"Apa yang saya ucapkan tidak pantas untuk saya katakan," tuturnya.
Sekali lagi, McDanny mengucapkan permohonan maafnya. Ia berkeinginan, jika diperbolehkan bertemu langsung dengan keluarga Habib Rizieq guna menyampaikan maaf.
"Minta maaf yang sebesar-besarnya karena telah menyakiti semuanya. Untuk keluarga Habib Rizieq, saya berharap bisa bertemu dan minta maaf secara langsung," kata bintang film This Is Cinta ini.
Baca Juga: McDanny Akhirnya Minta Maaf Terkait Video Hina Habib Rizieq
Arie Untung menyayangkan ucapan dan sikap McDanny. Namun, karena yang bersangkutan minta maaf ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Yang sudah terjadi yasudah, salah tetap salah. Alhamdulillah yang bersangkutan menyesali atas kekhilafannya," tutur Arie Untung.
Kini, pihaknya bersama-sama McDanny tengah berupaya meminta maaf kepada semua pihak. "Komunikasi berlanjut untuk mencari tahu bagaimana cara terbaik meminta maaf kepada semua pihak," ucap Arie Untung.
Kasus McDanny dengan Habib Rizieq
Kasus McDanny bermula dari sebuah video viral yang memperlihatkan ocehannya di sebuah acara. Video itu heboh di media sosial sejak Minggu (17/10/2021). Awalnya, McDanny membandingkan bir dengan sabu soal kehalalannya.
"Sorry, sorry, baru minum bir di roots mah halal, lebih halal dari sabu," kata McDanny di acara tersebut.
Berita Terkait
-
Tren Media Sosial Cepat Berganti: Kemampuan Adaptasi atau Mudah Melupa?
-
India Open 2026 Viral: Polusi Ekstrem, Kotoran Burung di Lapangan, Monyet Masuk Tribun
-
Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Kg Emas
-
Viral Donald Trump Diduga Beri Isyarat Jari Tengah Saat Kunjungi Pabrik Ford
-
Kronologi Pernikahan Kak Seto dan Deviana Mulyadi yang Viral di Medsos
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
6 Warga Desa Urug Diduga Terjebak di Jalur Tikus Tambang Antam, Polisi Buka Posko Laporan
-
Tragedi Pongkor: Polisi Sebut Nihil Korban, Kades Cigudeg Justru Konfirmasi 6 Warganya Tewas
-
Jaga Wilayah Ring 1 Tetap Kondusif, Bupati Rudy Susmanto Temui Danpaspampres
-
Sudah Main Pukul, Ogah Bayar Pula! Viral Kerusuhan di KTV Princess Parung, Waitress Jadi Korban
-
Modus Talangan Dana Desa Berujung Bui, Kades Mekargalih Cianjur Resmi Ditahan Polisi