SuaraBogor.id - Petani Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mendadak rugi ratusan juta. Hal itu dikarenakan ratusan kilogram ikan mati mendadak.
Para petani yang rugi itu merupakan petani kolam jaring terapung (japung) di Waduk Cirata blok Jatinengang, Desa Mande, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur.
Penyebab ikan mati mendadak di kolam japung diakibatkan peralihan musim kemarau ke musim penghujan. Alhasil kondisi ini mengakibatkan perubahan suhu air menjadi dingin atau upwelling.
Rizal (30) pengelola kolam japung di blok Jatinenggang menuturkan, ikan mati mendadak diduga akibat upwelling sebanyak 100 kilogram jenis mas dan bawal.
"Kemungkinan sih ikannya pada mabuk akibat upwelling karena terus-terusan diguyur hujan,” terang Rizal menyadur dari Ayobandung -jaringan Suara.com, Rabu (20/10/2021).
Hal serupa dikatakan Sudar (31), total ikan mati mendadak dikolamnya mencapai 200 kilogram akibat perubahan cuaca dari kemarau ke musim penghujan.
"Kolam saya lebih banyak dari kolam lain, tapi mau bagaimana lagi,” tuturnya.
Tag
Berita Terkait
-
Jakarta Siaga Kemarau Panjang, Pemprov Dorong Tanam Pangan Alternatif hingga Manfaatkan Air AC
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
BRI Dorong Kesetaraan Gender Lewat Kepemimpinan Inklusif dan Pemberdayaan UMKM Perempuan
-
Infobank 500 Most Outstanding Women 2026: BRI Borong 3 Penghargaan Lewat Kepemimpinan Para Perempuan
-
Dorong Dampak Sosial dan Lingkungan, BRI Integrasikan Sustainable Finance ke Strategi Bisnis
-
Target Idul Adha Mulus! Rudy Susmanto Kejar Pembangunan 14 Jembatan Terputus di Bogor
-
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras di Jalur Puncak Bogor