SuaraBogor.id - Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan peninjauan secara langsung terowongan zaman belanda yang ditemukan saat pengerjaan saluran air, di area Depo Stasiun Bogor, Kota Bogor Jawa Barat.
Temuan terbaru ini merupakan hasil penelusuran sebelumnya di kawasan Jalan Nyi Raja Permas.
“Ternyata setelah ditelusuri lagi ada ruang-ruang yang lebih panjang dan lebih besar lagi. Saya tadi melihat konstruksi, bentuk dan materialnya sama. Ini bagian dari titik-titik yang sudah ditemukan sebelumnya,” ungkap Bima Arya.
Bima Arya menambahkan, Pemkot Bogor masih menunggu hasil kajian lanjutan dari tim di lapangan.
“Akhir bulan tentu kita akan lihat hasilnya seperti apa, rekomendasinya seperti apa,” ujarnya.
“Sebetulnya kalau bisa difungsikan kembali bagus sekali. Tapi secara teknis, apakah semuanya masih kuat. Karena ada beberapa titik sudah runtuh, itu mempengaruhi desain keseluruhan. Kita lihat kajian dari tim seperti apa,” tambahnya.
Hasil rekomendasi dari tim, kata Bima, akan dikoordinasikan juga kepada kementerian terkait.
“Barangkali bisa juga didukung bersama-sama kedepannya seperti apa. Opsinya difungsikan lagi dan lain-lain,” pungkas Bima.
Sekedar diketahui, Tim penelusuran dan kajian dilakukan oleh akademisi (Universitas pak), Birokrasi (Bappeda, PUPR, Disparbud), Komunitas (Bogor Historia, Kota Pusaka), dan Balai Arkeologi.
Baca Juga: Kota Bogor Masuk PPKM Level 2, Bima Arya: Capaian Vaksin Kita Baik
Berita Terkait
-
Tuntas di 2027! PPPK Paruh Waktu Siap Alih Status, Daerah Dilarang Keras Tambah Pegawai Baru
-
Usai Kericuhan Penurunan Merah Putih, Kapolri Pastikan Aceh Terkendali
-
Dudung Sebut Kericuhan di Aceh Cuma Ulah Oknum: Rakyat Aceh Itu NKRI
-
Maba UI Lempar Pertanyaan Menohok ke Bima Arya: Pilih Pendidikan atau Makan Bergizi Gratis?
-
Wamendagri Dorong Legislator Daerah Jadi Motor Pembangunan Berkeadilan Ekologis
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Stok Melimpah 640 Ribu Blanko, Cetak e-KTP di Kabupaten Bogor Tak Perlu Antre Lama
-
6 Fakta Tawuran 400 Anggota Gangster di Cibinong, Hingga Rudy Susmanto Turun Tangan Jam 3 Pagi
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Niat Ikut Demo di DPR, 5 Pelajar Asal Sukabumi Malah Dicegat Polisi di Stasiun Bogor