SuaraBogor.id - Seorang pria di Cianjur dibuat geger usai menemukan mayat bayi yang ditemukan di selokan saat mencari belut.
Hal itu tentunya mendapatkan perhatian serius dari warga. Diketahui, mayat bayi tersebut ditemukan di Kampung Genteng RT 02/RW 01, Desa Cikondang, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur.
Jasad bayi yang dibuang di selokan ini ditemukan warga pada Senin (25/10/2021).
Informasi yang dapat dihimpun, jasad bayi diduga baru dilahirkan itu ditemukan salah satu warga bernama Dika yang sedang mancing belut atau ngurek di selokan.
Sekitar pukul 15.30 Wib, Dika menemukan bayi yang mengambang. Mulanya ia mengira apa yang ia temukan merupakan bangkai binatang, setelah didekati ternyata jasad bayi.
Sontak ia pun menjerit minta tolong dan langsung melapor pada Ketua RT 02. Setelah melihat langsung, Ketua RT langsung melaporkan penemuan bayi itu pada Pemerintah Desa Cikondang, Kecamatan Bojongpicung Cianjur.
Tak lama, aparat Polsek Bojongpicung dan tim puskesmas mengevakuasi jasad bayi yang diduga dibuang itu.
“Jasad bayi dibawa ke Puskesmas Cikondang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” Ucap Ade Ketua RT 02, mengutip dari CianjurToday -jaringan Suara.com, Selasa (26/10/2021).
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, jasad bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dengan berat badan 1,5 Kg dan tinggi 80 Cm.
Baca Juga: Jalan Nasional Bandung-Cianjur Macet Parah Gara-gara Ini
Menurut medis Puskesmas Cikondang, dr Rita Juniar, bayi tersebut kondisinya belum membusuk dan masih terdapat plasenta.
“Diperkirakan dibuangnya sekitar 5-8 jam yang lalu dan tidak ditemukan bekas penganiayaan,” tuturnya.
Namun bila ingin memastikan lebih lanjut dibuangnya masih hidup atau sudah meninggal, itu harus diautopsi. Sementara ini jasad bayi malang tersebut masih tergolong primatur.
“Untuk kepentingan lebih lanjut maka jasadnya dibawa pihak Polsek Bojongpicung ke RSUD Cianjur,” pungkasnya
Berita Terkait
-
Viral PMI Asal Cianjur Diduga Disiksa di Libya, Kemlu Ungkap Kondisinya
-
Jambore Perdana ABPEDNAS Cianjur Perkuat Tata Kelola Desa dan Perlindungan Hukum
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Libas Kamboja 5-1, Erick Thohir Tegaskan Level Sebenarnya Timnas Ada di Laga Versus Vietnam
-
Indonesia vs Kamboja Diperketat, Jalur Evakuasi dan Penyekatan Pakansari Disimulasikan
-
Kawal Laga Indonesia vs Kamboja, 1.097 Personel Gabungan Disiagakan di Stadion Pakansari
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
4 Alasan Mengapa Anda Harus Beli Samsung Galaxy A56 Online Original Hanya Di Blibli