SuaraBogor.id - CEO Facebook Mark Zuckerberg resmi mengumumkan bahwa Facebook ganti nama menjadi META. Dia mengumumkan pada halaman pribadinya Jumat (29/10/2021) pukul 01.44 WIB.
Pada akun resminya Mark Zuckerberg mengatakan bahwa Facebook resmi berganti nama menjadi META.
Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian rencana dari Facebook untuk masa depan. Dirinya juga sangat bangga dengan bergantinya Facebook menjadi META.
"Untuk mencerminkan siapa diri kita dan masa depan yang kita harapkan untuk membangun, saya bangga berbagi bahwa perusahaan kita sekarang adalah Meta", tulis Mark Zuckerberg, mengutip dari Suarabekaci -jaringan Suara.com.
Mark Zukerberg juga mengatakan,Meta erat kaitannya dengan produk baru yang sedang digodok. Mark berharak perusahaannya dapat dipandang sebagai perusahaan Metaverse.
"Saat ini merek kami sangat erat terkait dengan satu produk sehingga tidak mungkin bisa mewakili semua yang kami lakukan hari ini, apalagi di masa depan. Seiring waktu, saya berharap kita dipandang sebagai perusahaan metaverse, dan saya ingin melabuhkan pekerjaan kita dan identitas kita pada apa yang kita bangun menuju. Kami baru saja mengumumkan bahwa kami membuat perubahan mendasar pada perusahaan kami".
Visi Meta sendiri berbeda dengan Facebook, kata Mark Zuckerberg, visi baru Meta adalah membantu menghidupkan Metaverse. Sedangkan misinya, masih sama dengan Facebook yaitu menyatukan orang-orang pada aplikasi dan merek.
"Mulai sekarang, kita akan menjadi metaverse-first, bukan Facebook-first. Itu berarti bahwa seiring waktu Anda tidak akan memerlukan akun Facebook untuk menggunakan layanan kami yang lain. Saat merek baru kami mulai muncul di produk kami, saya berharap orang-orang di seluruh dunia mengetahui merek Meta dan masa depan yang kami perjuangkan".
Mark Zuckerberg juga menceritakan bagaimana asal nama "Meta" diambil sebagai pengganti Facebook.
Baca Juga: Facebook Ubah Nama Menjadi Meta, Mark Zuckerberg Beri Penjelasan
"Saya dulu belajar Klasik, dan kata "meta" berasal dari kata Yunani yang berarti "melampaui". Bagi saya, itu melambangkan bahwa selalu ada lebih banyak untuk dibangun, dan selalu ada bab berikutnya dari cerita".
"Kami adalah sebuah cerita yang dimulai di kamar asrama dan tumbuh melampaui apa pun yang kami bayangkan; menjadi sebuah keluarga aplikasi yang digunakan orang untuk saling terhubung, untuk menemukan suara mereka, dan untuk memulai bisnis, komunitas, dan gerakan yang telah mengubah dunia".
Berita Terkait
-
Kronologis Siswa SMA Serang Guru dengan Kampak: Disaksikan Publik Lewat Live Facebook
-
Sutradara Cyberpunk: Edgerunners Garap Anime Komedi-Slice of Life Null Meta
-
Pakai Facebook dan Instagram untuk Bisnis? Meta Berpotensi Mengambil Data Situs Web
-
Bisnis Asal Malang Layani 250 Persen Lebih Banyak Pelanggan Berkat AI WhatsApp
-
Meta Kini Izinkan Orang Tua Pantau Topik yang Ditanyakan Remaja ke AI
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Terkini
-
Pengusutan Kasus Korupsi ATR/BPN, KPK Telisik SDM Summarecon Agung
-
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
-
Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda
-
Niat Cek Gratis Malah Tekor, Emas 24 Karat Konsumen Ini Mendadak Dinilai 20 Karat dan Viral
-
KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara