SuaraBogor.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor menargetkan semua jenjang sekolah mulai SD-SMA sederajat akan melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada akhir November 2021 ini.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hanafi menjelaskan, sejak 4 Oktober 2021 belum semua sekolah melakukan tatap muka.
Hanafi merinci, pada tahap pertama, terdiri atas 44 SMP negeri dan swasta, 115 SMA/SMK, 30 madrasah, dan 11 Sekolah Luar Biasa (SLB).
Saat ini, katanya, untuk SMA/SMK dan sederajat telah melaksanakan PTM seluruhnya, kecuali dua sekolah yang terkena sanksi atas pengeroyokan siswa hingga menyebabkan korban tewas, yakni SMAN 6 dan SMAN 7.
Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), di Kota Bogor terdapat 12 SMA negeri dan 63 SMA swasta, sehingga total 75 SMA. Selain itu, lima SMK negeri dan 98 SMK swasta sehingga total 103 SMK.
"Untuk SMA, nanti lebih lanjut penjelasannya tanya Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah III Jabar," kata Hanafi.
Begitupun dengan tingkat SMP, katanya, seluruhnya telah melaksanakan PTM. Data dari Kemendikbudristek menunjukkan terdapat 21 SMP negeri dan 154 SMP swasta di kota itu.
Awalnya, PTM SMP dimulai dengan 36 sekolah karena memenuhi verifikasi faktual sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019.
Hanafi menyampaikan untuk SD masih bertahap karena dimulai lebih lambat dari SMP dan SMA/SMK atau sederajat.
Dari total 280 SD di Kota Bogor terdiri atas 211 SD negeri dan 69 SD swasta, telah ada 108 sekolah yang mulai PTM untuk siswa kelas 4, 5, dan 6.
"Minggu depan 36 SMP lagi, sampai pertengahan atau akhir November semua sekolah di semua jenjang sudah PTM, kecuali dua SMA yang disanksi kasus siswanya terlibat pengeroyokan, tanya KCD," katanya.
Berita Terkait
-
Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota
-
Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu
-
Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek
-
Tabung Gas Bocor, Sebuah Lapangan Padel Meledak di Kabupaten Bogor
-
Bintang RANS Simba Bogor Resmi Sandang Pangkat Letda TNI AD
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Cari Sepeda Bekas Murah Tapi Kualitas Sultan? Ini 5 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan yang Bagus
-
Kinerja Solid, Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham
-
UI Periksa 16 Mahasiswa Terkait Dugaan Kekerasan Verbal di Fakultas Hukum
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
Makin Praktis, Tebus Pegadaian Kini Bisa Lewat Aplikasi BRImo