SuaraBogor.id - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor berhasil mengevakuasi 10 ekor ular kobra dalam sehari.
Komandan Regu 2 Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor Muhammad Ridwan mengatakan, 10 ekor ular kobra tersebut dievakuasi pada Kamis (4/11) di dua lokasi yang berbeda.
Dia menyebutkan, biasanya sepanjang Oktober hingga Desember disebut sebagai musim bertelur dan penetasan ular kobra.
Untuk sepuluh ekor anak ular kobra yang dievakuasi itu dari Kecamatan Cileungsi dan Cibinong.
“Kami mendapat laporan warga ada masuknya beberapa ekor anak ular jenis kobra, masuk ke dalam rumah. Di Cileungsi berkisar antara delapan ekor, di Cibinong ada dua ekor,” ujar Ridwan menyadur dari Ayojakarta -jaringan Suara.com, Jumat (5/11/2021).
Ridwan mengatakan, setelah dievakuasi, ular tersebut ditampung di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor.
Setelah itu, pihaknya akan mengembalikan ular-ular tersebut ke habitat aslinya yang jauh dari permukiman warga.
Dia menjelaskan, banyaknya laporan tentang ular kobra yang masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor belakangan ini tidak terlepas dari musim bertelur dan penetasan kobra. Tepatnya sepanjang Oktober hingga Desember.
“Sudah setiap tahun ya. Jadi, setiap tahun kita booming laporan ular kobra di berbagai lokasi. Beriring dengan masa ular itu menetas,” ujarnya.
Baca Juga: Ambulans Pembawa Jenazah Kecelakaan di Cikalongkulon, Pengakuan Sopir Tiba-Tiba Oleng
Oleh karena itu, Ridwan mengimbau warga agar tetap menjaga lingkungan tetap bersih, terutama halaman rumah. Selain itu, saluran pembuangan air juga sebaiknya ditutup dengan saringan karena ular juga bisa keluar dari celah-celah saluran.
“Juga dari lubang bekas tikus. Kalau warga kurang steril tentang wilayahnya sendiri, maka ular biasanya akan bersembunyi di balik tumpukan barang di rumah warga,” katanya.
Berita Terkait
-
Pekerja di Roxy Mas Tewas Terjepit Lift Anjlok! Jasad Tergantung di Lantai 2 dan 3
-
Tragis! Tak Sempat Lari, Kakek 81 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Palmerah
-
Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter
-
Heroik! Niat Bantu Warga, Petugas Damkar Malah Tertimpa Gedung dan Harus Jalani CT Scan
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Markas Polsek Cisarua Bakal Dipindahkan ke Rest Area Puncak, Ini Alasan Bupati Bogor
-
Warga Bojonggede-Citayam Bersiap! Bupati Rudy Susmanto Agendakan Pelebaran Jalan dari Bambu Kuning
-
Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor
-
Gantikan Jalur Raya, Wisatawan Puncak Bogor Nantinya Bakal Diangkut Pakai Kereta Gantung
-
Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC