SuaraBogor.id - Tanah longsor di kawasan Jalan Osman Bontong, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok terjadi pada Minggu (7/11/2021) sore.
Akibat musibah ini, warga dari 7 rumah di sekitar lokasi kejadian meminta Camat Sawangan merelokasi tempat tinggalnya.
Menurut Camat Sawangan, Anwar Nasihin, beberapa tahun lalu juga terjadi tanah longsor di lokasi yang sama.
Saat itu, 3 rumah rusak karena terseret tanah longsor. Lalu, penghuninya direlokasi ke rumah kontrakan yang masih dalam wilayah Kecamatan Sawangan.
"Iya (ini longsor ke-2). Karena curah hujan tinggi, kemudian kontur tanahnya juga labil seperti ini kan. Terergerus jadi longsor," papar Anwar pada wartawan di lokasi longsor, Senin (8/11/2021) pagi.
Menurut Anwar, pihaknya sudah mengusulkan relokasi 7 rumah warga yang rawan terseret longsor ini ke pemerintah kota.
"Cuma memang penanganannya perlu waktu agak lama, karena harus koordinasi antara pemkot, provinsi dan pemerintah pusat," bebernya.
Berdasarkan pantauan SuaraBogor.id di lokasi longsor, 7 rumah yang minta direlokasi terletak di atas tebing yang sering longsor.
Bahkan, beberapa rumah yang minta direlokasi memang hanya berjarak 2-3 meter dari bibir jurang setinggi puluhan meter.
Baca Juga: 12 Orang Terjebak Banjir di Pasir Putih Depok, Camat Sebut Sudah Biasa
Di bawah jurang, terletak Kali Pesanggrahan yang memisahkan pemukiman warga dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Cipayung.
"Jadi 7 rumah yang kita usulkan direlokasi ini sifatnya antisipatif. Biar keamanannya lebih terjamin, jangan sampai seperti 3 rumah sebelumnya yang terseret longsor," jelasnya.
Anwar mengaku, Kelurahan Pasir Putih dapat dikategorikan wilayah rawan bencana. Terutama, bencana banjir dan longsor.
"Hanya di 2 RW ya. RW4 dan RW2 yang dilalui Kali Pesanggrahan. Yang lain normal," pungkasnya.
Kontributor : Immawan Zulkarnain
Berita Terkait
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Kasus Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Tuntut Transparansi dan Sanksi Tegas
-
Hari Kedua Pencarian, Korban Longsor Sumedang Ditemukan Meninggal Dunia
-
Gigs Skena Bawah Tanah Tangerang Batal Akibat Venue Longsor, 2 Mobil Terjun Bebas
-
Sopir Taksi Online Cabul Ditangkap di Depok: Polisi Temukan Sabu, Kondom, hingga Obat Kuat!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
Makin Praktis, Tebus Pegadaian Kini Bisa Lewat Aplikasi BRImo
-
Teka-teki Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor Terbongkar, 4 Oknum PNS Diserahkan ke APH
-
Viral Skandal Pelecehan Verbal di FH UI: 16 Mahasiswa Terancam Drop Out?
-
Oknum Polisi Berpangkat Bharaka Terlibat Lab Narkoba Jumbo