SuaraBogor.id - Ribuan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) blokir Jalan Raya Cipanas, Puncak Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Aksi blokir jalan tersebut dilakukan sebagai bentuk tuntutan para buruh untuk kenaikan UMK 2022.
Berdasarkan pantauan di lapangan, masa yang bergerak dari arah Cianjur Kota menuju Istana Cipanas sejak pagi. Selasa (23/11/2021).
Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Cianjur menuju Cipanas - Puncak - Bogor maupun arah sebaliknya mengalami kemacetan.
Aksi unjuk rasa itu pun dijaga ketat oleh puluhan petugas gabungan dari Polres Cianjur, dan TNI.
Wakil Ketua DPC SPN Kabupaten Cianjur Abdul Gofur mengatakan, aksi tersebut dilakukan sebagai tuntutan kepada pemerintah untuk mengeluarkan surat rekomendasi kenaikan upah sebesar 21 persen.
"Kita meminta Bupati Cianjur untuk segera mengeluarkan rekomendasi kenaikan upah Kabupaten Cianjur untuk tahun 2022 sebesar 21 persen," kata dia.
Selain itu kata dia, pihaknya menolak Undang-undang nomer 11 tahun 2020 tentang cipta lapangan kerja dan menolak penetapan PP nomer 36 tahun 2021 tentang pengubahan.
"Kami juga meminta Bupati untuk menepati janjinya ketika kampanye saat mencalonkan bupati. Janji bupati waktu itu meliputi jaminan mendapatkan pekerjaan, Jaminan Pendapatan yang layak serta Keadilan mendapatkan Jaminan Sosial," ucap dia.
Baca Juga: Aksi Ribuan Buruh di Cianjur Lumpuhkan Jalan Raya Bandung
Hingga pukul 13.00 WIB ribuan buruh dari SPN tersebut masih berada diradius sekitar 300 meter dari Istana Kepresidenan Cipanas dan memblokir Jalan Raya Puncak.
Tampak terlihat, puluhan aparat gabungan dari TNI/Polri masih bergaja dilokasi.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib
-
Setahun Tak Berfungsi, Eskalator Sky Bridge Stasiun Bojonggede Dikasih Karangan Bunga
-
Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter
-
Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor
-
Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan
-
Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang