SuaraBogor.id - Khusus untuk warga Kota Bogor, kini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil atau Disdukcapil Kota Bogor menyiapkan layanan Drive Thru di Jalan Ahmad Adnawijaya, Kota Bogor.
Pelayanan SOP dan Drive Thru Disdukcapil itu dilaunching Jumat (26/11/2021) kemarin oleh Wali Kota Bogor Bima Arya. Ia sangat mengapresiasi inovasi Drive Trhru Disdukcapil yang merupakan satu-satunya di Indonesia itu.
“Saya apresiasi yang dilakukan Disdukcapil dan terima kasih atas kerja kerasnya mudah-mudahan yang dilakukan betul-betul dirasakan sama warga,” kata Bima Arya.
Bima Arya bercerita pada Juli 2018 mendapat kiriman foto dari warga yang mengantri layanan Disdukcapil dari subuh dan mencapai 1 Km. Berdasarkan kejadian itu, Disdukcapil mulai membenahi sistem, berkoordinasi dengan wilayah, membenahi peralatan dan meningkatkan SDM.
“Saya lihat hari ini semuanya sudah jauh lebih membaik, ukurannya sederhana, dulu mayoritas DM IG atau WhatsApp dari warga urusan KTP, kalau sekarang hampir sudah tidak ada yang mengeluh soal pengurusan KTP,” sebutnya.
Kata Bima Arya, tugas utama Disdukcapil memang di pencatatan dan pelayanan yang saat ini sudah lebih mudah dan pencatatan sudah lebih baik.
Meski demikian, Disdukcapil juga dibutuhkan sebagai dasar membuat kebijakan seperti data kemiskinan, kesehatan, UMKM dan lainnya. Karenanya Disdukcapil juga harus melakukan pembenahan data-data kependudukan.
“Contohnya di target vaksinasi di Kota Bogor 819 ribu orang, saat ini sudah mencapai 80 persen tapi setelah itu stuck dan disalib daerah lain dugaan saya mungkin ada persoalan di updating data,” tegasnya.
Karenanya, Bima Arya berharap Disdukcapil terus berinovasi bukan saja mempercepat pelayanan, tapi juga mempermudah dan membahagiakan warga.
Baca Juga: Evakuasi Penerbang Paralayang Lambat, Keberadaan Tim Rescue Paralayang Dipertanyakan
Lebih lanjut, Bima Arya memaparkan, kini pelayanan Drive Thru lebih cepat hanya dalam hitungan menit sehingga tidak memakan waktu, mempermudah dan aman secara prokes karena tidak perlu turun.
“Ini Drive Thru yang pertama di Indonesia. Kita akan bagi ke temen wali kota yang lain mungkin ada yang tertarik untuk mengembangkan hal yang sama, kan bagus,” katanya.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto mengatakan, hadirnya layanan Drive Thru ini dalam rangka melaksanakan arahan Wali Kota Bogor yang ke depan apapun kebijakannya akan diikuti.
Sejauh ini sudah ada 40 kota/kabupaten yang datang ke Disdukcapil Kota Bogor untuk belajar dan menjadi rujukan di Jawa Barat karena ini baru pertama di Indonesia.
“Pelayanan tidak lebih dari 10 menit dan bebas calo. Kami juga ada Drive thru malam untuk karyawan yang pulang kerja dan ada piket Sabtu Minggu sehingga tetap bisa mengakses layanan di weekend,” katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor
-
Sambut HUT RI, Monumen 9 Pilar Bogor Berbalut Merah Putih
-
'Kata Siapa Sudah Merdeka?' Ucapan Tukang Cukur Bogor Bikin Heboh Jelang HUT RI
-
Menelusuri Lorong Gelap Tramadol di Bogor: Dari Hubungan Teman ke Teman Hingga Akun Medsos Private
-
Maba UI Lempar Pertanyaan Menohok ke Bima Arya: Pilih Pendidikan atau Makan Bergizi Gratis?
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity