SuaraBogor.id - Sholat Dhuha merupakan sholat yang dilakukan di waktu dhuha atau awal dari waktu siang. Sholat Dhuha adalah Sholat Sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Hal ini berdasarkan salah satu hadits berikut ini:
“Di pagi hari ada kewajiban bagi seluruh persendian kalian untuk bersedekah. Maka setiap bacaan tasbih adalah sedekah, setiap bacaan tahmid adalah sedekah, setiap bacaan tahlil adalah sedekah, dan setiap bacaan takbir adalah sedekah. Demikian juga amar ma’ruf dan nahi mungkar adalah sedekah. Semua ini bisa dicukupi dengan melaksanakan shalat dhuha sebanyak dua raka’at” (HR. Muslim no. 720).
Selain itu, Sholat Dhuha dilakukan semata-mata untuk sedekahkan anggota tubuh kita, diriwayatkan oleh Buraidah Al Aslami radhiallu’anhu.
Nabi Muhammad pernah mengatakan: “Manusia memiliki 360 sendi, diwajibkan untuk bersedekah sedekah untuk setiap sendinya”. Para sahabat bertanya, 'Siapa yang mampu melakukan demikian, wahai Nabi Allah?'. Nabi bersabda, 'Cukup dengan menutup dahak yang ada di lantai masjid dengan tanah dan menghilangkan gangguan dari jalanan. Apabila engkau tidak mendapatinya, maka lakukanlah dua raka’at shalat Dhuha yang itu bisa mencukupimu'” (HR. Abu Daud no.5242, dishahihkan Al Albani dalam Irwaul Ghalil [2/213]).
Sholat Dhuha juga disebut sebagai shalat awaabin, yaitu sholat orang-orang yang banyak ingin kembali pada Allah SWT, Nabi Muhammad bersabda, “Shalat awwabin adalah ketika anak unta merasakan terik matahari” (HR. Muslim no. 748).
Sholat Dhuha dikerjakan minimal dua raka’at. Sementara untuk jumlah rakaat maksimal, sebagian ulama yang berpendapat tidak ada batasannya. Hal ini diperkuat oleh hadist Aisyah radhialluhu anha,
“Dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat dhuha empat raka’at dan beliau biasa menambahkan sesuka beliau” (HR. Muslim no. 719).
Tata cara melakukan Sholat Dhuha sama dengan sholat lainnya. Perbedaaanya hanya dari niat dan tata cara sholat yang dikerjakan dua rakaat dengan salam setelah dua rakaat.
Baca Juga: Doa Setelah Sholat Dhuha, Sholat Orang yang Kembali Kepada Allah dengan Bertaubat
Menurut laman doaharianislami.com, setelah melakukan Sholat Dhuha dengan jumlah rakaat minimal dua rakaat, ada doa yang dianjurkan untuk dibaca, yakni:
“Allahumma innad-duhaa'a duhaa'uka wal bahaa'a bahaa'auka wal-jamaala jamaaluka wal-quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal-'ismata 'ismatuka”.
“Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa'i fa anzilhu, wa in kaana fil-ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba'iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa'ika wa bahaa'ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa aataita 'ibaadakash-shalihiin.”
Artinya: Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu"
"Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran DhuhaMu, kekuasaanMu (wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang sholeh"
Dilihat dari artinya, isi doa dhuha berisi mengenai rasa syukur kepada Allah SWT atas keindahan dan keagungan Allah SWT meliputi segala ciptaaanya.
Sebagai permintaan dan permohonan kepada Allah SWT agar dilancarkan dan dimudahkan dalam mencari rejeki yang halal dan didekatkan selalu dengan orang-orang yang shaleh.
Demikian ulasan mengenai Sholat Dhuha dan Doa Dhuha. Semoga semakin bertambah kecintaan kita terhadap sunnah Rasul dan mempertebal keimanan kita kepada Allah SWT.
Semoga bermanfaat bagi kita semua.
(Damayanti Kahyangan)
Berita Terkait
-
Malam Seribu Bulan Untuk Umat Tercinta Rasulullah
-
Menemukan Sisi Manusiawi Rasulullah: Pelajaran Berharga dari Buku Tawa Tangis Para Nabi
-
Isra Miraj 2026 Berapa Hijriah? Ini Tanggal dan Makna Peringatannya
-
10 Puisi Isra Miraj Penuh Makna, Refleksi Perjalanan Suci Nabi Muhammad SAW
-
Sejarah dan Makna Isra Mi'raj: Perjalanan Luar Biasa Nabi Muhammad SAW Terima Perintah Salat 5 Waktu
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
BGN Sentil Menu Ramadan, Instruksikan SPPG Transparan Harga: Jangan Kirim Bahan Tak Layak
-
Membangun Fondasi Masa Depan, BGN Fokus Intervensi Gizi di Dua Titik Kritis Anak
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Viral! Sebulan Laporan Pelecehan di KRL Bogor Menggantung, Korban Akhirnya Speak Up di Medsos
-
Bogor Dikepung Cuaca Ekstrem, Menko AHY Dorong Infrastruktur Adaptif di Kota Hujan