SuaraBogor.id - Kehadiran Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman, menjadi momen bagi keluarga atau orang tua korban tabrak lari di Nagreg Jawa Barat meluapkan keluh kesahnya.
Dia meminta pelaku yang merenggut nyawa anaknya dihukum seadil-adilnya.
Etes Hidayatullah merupakan orang tua Hendi Saputra korban tabrak lari itu berharap, pelaku diberikan sanksi sesuai hukum yang berlaku.
“Harapan keluarga enggak muluk-muluk, anak saya udah enggak ada, cuma kan ini negeri hukum, minta dihukum seadil-adilnya,” ujarnya, mengutip dari Solopos -jaringan Suara.com, Selasa (28/12/2021).
Atas kasus ini, hingga kini keluarga belum menerima uang duka dari PT Jasa Raharja atas kecelakaan yang dialami Handi Saputra. Namun, keluarga bersyukur pihak TNI AD menunjukkan itikad baik.
Kehadiran Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman yang datang serta memberikan santunan cukup memberikan harapan bagi keluarga korban tabrak lari di Nagreg itu.
Diberitakan sebelumnya, Hendi menjadi korban tabrak lari di Nagreg bersama Salsabila.
Jasad sejoli ini pun ditemukan mengambang di aliran Sungai Serayu, Banyumas dan Cilacap setelah 10 hari menghilang.
Adapun pelaku tabrak lari adalah tiga oknum TNI, yaitu Kopda A, Koptu AS, dan Kolonel P.
Baca Juga: Polisi di Tuban Tewas Diseruduk Truk, Sopir Kabur
Berita Terkait
-
KPK Masih Tunggu Balasan Panglima TNI soal Dugaan Keterlibatan Prajurit di Kasus DSP BNPB
-
Kecelakaan Maut Dekat Kedubes Malaysia: Pikap Terguling, 1 Korban Tewas dan 5 Luka
-
Dari Kopdes hingga Dapur MBG, Keterlibatan TNI-Polri Dinilai Berisiko Bagi Warga Sipil
-
Disurati KPK Soal 2 Prajurit Terlibat Korupsi BNPB, Mabes TNI Siap Tindak Tegas
-
KPK Ungkap 2 Anggota TNI Aktif Terlibat Korupsi Dana BNPB
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Perluas Akses Magang Nasional Hingga 17 Regional Office
-
AKBP Arfan Zulkan Sipayung Gantikan AKBP Wikha Ardilestanto sebagai Kapolres Bogor
-
Sekolah di Rumpin Dibobol Maling, Sejumlah Laptop dan Peralatan Elektronik Raib
-
Optimisme Bisnis Berlanjut, BRI Gelontorkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II
-
333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka