SuaraBogor.id - Mapolres Sukabumi segera melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan pungutan liar (Pungli) di tempat wisata alam Cikakak dan Pantai Pelabuhanratu yang masuk dalam Wilayah III Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat.
Dugaan pungutan liar lahan parkir tersebut mencuat setelah sejumlah pengunjung memposting tiket parkir melalui sejumlah media sosial.
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah mengatakan, pihaknya sudah menerima sejumlah laporan dari masyarakat terkait dugaan pungli di kawasan wisata Cikakak dan Pelabuhanratu.
"Saat ini kami tengah melakukan penyelidikan dan mendalami adanya dugaan kegiatan pungutan liar. Kita akan selidiki siapa orang yang menjadi dalang pungli ini hingga ke bawahnya," katanya melalui keterangan tertulisnya, Selasa (11/01/2022).
Baca Juga: Baru Dibuka, Alun-alun dan Lapang Merdeka Sukabumi Dipenuhi Sampah
Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) kata dia, Nomer 12 tahun 2014, bahwa pembayaran parkir sebesar Rp 5 ribu untuk sepedah motor, dan mobil seharga Rp 10 ribu.
"Berdasarkan sejumlah laporan masyarakat, dan tiket karcis parkir yang diarea tersebut, dan kita sita tertulis sebesar Rp 7,5 ribu bagi motor, dan mobil mencapai Rp 15 ribu," ucapnya.
Ia menyebutkan, dugaan pungutan liar tersebut terjadi disejumlah titik tempat wisata, diantaranya, Pantai Sukawayana, Pantai Katapang Condong dan Pantai Istiqomah.
"Ini masih tahap lidik, kami masih melakukan pendalaman, dan perlu diketahui pula bahwa retribusi untuk masuk kawasan wisata, itu akan masuk dalam jenis penerimaan negara bukan pajak atau PNBP," ucapnya.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Baca Juga: Wisatawan Asal Jakarta Terseret Ombak Pantai Karang Hawu, Satu Orang Meninggal Dunia
Berita Terkait
-
Nyalakan Sirine Darurat, Sopir Ambulans Bukan Bawa Pasien Tapi Warga yang Ingin Wisata ke Sukabumi
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
-
7 Makanan Lebaran Khas Sukabumi yang Bikin Kangen saat Lebaran Tiba
-
Ramadan Penuh Berkah, Cleanermasjid & Driver ShopeeFood Kompak Bantu Masjid
-
Pramono Anung Minta Pemudik Tak Takut Oknum Pungli: Laporkan!
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman