SuaraBogor.id - Dua orang warga Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok menemukan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan, Kamis (22/1/2022) pagi.
Kasubag Humas Polrestro Depok, Kompol Supriyadi menuturkan, mayat tersebut ditemukan tergeletak di dalam saluran air yang terletak di tengah kebun belimbing milik warga.
“Mayat tergeletak dengan posisi sedikit tengkurap dan sudah mulai membusuk,” kata Supriyadi.
Mayat ditemukan oleh dua warga yang sedang menyemprot belimbing sekitar pukul 10.00 WIB, yaitu SY dan SU.
Sesampainya dikebun, SY merasa ada yang mencurigakan lalu mengajak SU untuk memeriksa daerah sekitar kebun.
“Saat mereka bersama-sama mengecek saluran air, terlihat ada tubuh manusia,” imbuh Supriyadi.
Dari penelusuran polisi, sosok mayat yang ditemukan berinisial S (65), warga Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas.
Berdasarkan catatan kepolisian, Dia memang dilaporkan sebagai orang hilang oleh keluarganya pada 16 Januari 2022 atau 4 hari sebelum ditemukan meninggal.
Menurut hasil pengecekan Tim Inafis Polrestro Depok, korban diduga sudah meninggal selama lebih dari 24 jam.
Baca Juga: Pencarian 2 Hari, Jasad Justam Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia di Sungai Jembatan Gantung
Supriyadi pun memastikan, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada mayat.
“Keterangan dari keluarganya, korban sudah sangat pikun dan mempunyai sakit stroke ringan dan masih bisa berjalan,” ungkapnya.
Setelah diperiksa polisi, jasad S dibawa ke RS PMI Kabupaten Bogor untuk dipulasari.
Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah, sehingga mereka memohon kepada aparat kepolisian untuk tidak melakukan otopsi terhadap jasad S.
“Selanjutnya, korban akan dimakamkan di TPU Pitara, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok,” pungkas Supriyadi.
Kontributor : Immawan Zulkarnain
Tag
Berita Terkait
-
Pencarian 2 Hari, Jasad Justam Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia di Sungai Jembatan Gantung
-
Warga Semampir Banjarnegara Geger! Mayat Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan di Saluran Irigasi
-
Telusuri Bau Tak Sedap, Warga Kalasan Temukan Orok Sudah Meninggal Terbungkus Plastik
-
Terobos Palang Pintu Rel, Mahasiswi UI Tewas Tertabrak Kereta di Pondok Cina
-
Bukan Cigudeg, Leuwiliang dan Rumpin Digadang-gadang Jadi Ibu Kota Kabupaten Bogor Barat
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan
-
Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang