SuaraBogor.id - Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Muad Khalim meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor responsif terhadap perkembangan kasus Covid-19 untuk mengevaluasi Pendidikan Tatap Muka (PTM) di Sekolah.
Menurut Muad, banyak sekali aduan orang tua murid kepada Komisi IV berkaitan evaluasi PTM mengingat tren kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Bogor mengalami lonjakan.
"Banyak sekali aduan dan usulan dari orang tua siswa agar ada evaluasi pemberlakuan PTM karena tren kasus Covid-19 melonjak cukup tajam," ujar Muad Khalim.
Muad meminta, agar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor segera merespon keluhan orang tua siswa yang saat ini dibayangi kekhawatiran penyelenggaraan PTM dapat menyebabkan anak-anak mereka terpapar Covid-19.
"Saya sudah mencoba menghubungi Kepala Dinas Pendidikan dan Sekdisnya tapi dua-duanya nomornya tidak aktif. Padahal saya menelpon di hari kerja," kata Muad.
Kekhawatiran orang tua murid, kata Muad, sangat beralasan. Menurut dia, kasus penularan COVID-19 harian di Kabupaten Bogor mengalami peningkatan hingga empat kali lipat pada 18-19 Januari 2022, menjadi 42 kasus dan 43 kasus, dari sebelumnya yang hanya berada di angka 2-11 kasus per hari.
"Berkaitan dengan lonjakan kasus belakangan ini, saya juga sudah menanyakan Kepala Dinas Kesehatan," kata dia.
Meski demikian, Politisi PDI Perjuangan tersebut meminta masyarakat untuk tidak panik menghadapi lonjakan kasus. Menurut dia, Pemerintah dan juga berbagai elemen masyarakat sudah pernah melewati masa krisis dalam penanganan pandemi ini.
"Pesan saya, tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktifitas sehari-hari," tandasnya.
Baca Juga: Cekcok di PN Cibinong, Petani Coklat Gugat Sentul City Rp 3,8 Miliar
Sementara itu, Bupati Bogor sekaligus Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin menginstruksikan jajaran siaga varian Omicron setelah ada lonjakan kasus COVID-19 secara tajam dua hari terakhir.
"Kita siapkan strategi mulai dari upaya pencegahan hingga upaya penanggulangan menghadapi lonjakan (kasus COVID-19) ini," ungkapnya usai memimpin rapat koordinasi kesiapan menghadapi peningkatan kasus COVID-19 di Cibinong.
Ade Yasin menyebutkan, upaya pencegahan yang ia siapakan seperti melakukan percepatan vaksinasi, penguatan satgas, hingga testing dan tracing kasus COVID-19.
Kemudian, ia memastikan kesiapan tempat isolasi terpadu (isoter), rumah sakit, puskesmas, hingga mengoptimalkan kembali layanan kedaruratan di tingkat desa sebagai upaya penanggulangan terjadinya gelombang ketiga penularan COVID-19.
Berita Terkait
-
Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Banggai, Wamensos: Ini Perintah Presiden
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Tabung Gas Bocor, Sebuah Lapangan Padel Meledak di Kabupaten Bogor
-
Libur Jumat Agung, Kawasan Puncak diserbu Wisatawan
-
Detik-detik Puting Beliung di Bogor Terbangkan Sayap Pesawat 300 Meter hingga Timpa Rumah Warga
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
DPRD Kota Bogor Gelar Rapat Paripurna, Bahas Raperda Strategis Demi Perkuat Pembangunan Kota
-
Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Masyarakat Perkuat Partisipasi Politik Lewat Podcast KPU
-
Ikut Masuk Saat Penggeledahan, Ketua RW Sentul Lihat Foto Wanita Misterius di Dalam Rumah
-
Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter, DPRD Desak Wali Kota Bogor Segera Terbitkan Perwali LGBTQ
-
Buntut Keributan Viral, Satpol PP Kota Bogor Sidak Tipzy Bears dan Sita Puluhan Botol Miras Ilegal