SuaraBogor.id - Berikut ini cara meredam merah dalam Islam. Khususnya dengan menanamkan ilmu dan amal. Hal itu dipaparkan Imam Al Ghazali.
Dikutip dari AyoIndonesia, Imam Al Ghazali menulis tips yang dapat menjadi panduan bagi orang yang sedang marah dan naik pitam agar tidak berbuah kenekatan dan tentunya berakhir dengan penyesalan.
Peredam angkara murka dan api kemarahan tidak lain adalah ilmu dan amal tertentu.
Menurut Imam Al Ghazali, ilmu dan amal dapat mengatasi api kemarahan yang sedang bergolak dalam sanubari seseorang.
Ilmu dan amal tertentu, semacam terapi kejiwaan, dapat memadamkan api kemarahan yang sedang menyala di hati.
Berikut cara meredam marah dalam Islam.
1. Mengingat kembali Al Quran dan hadis perihal keutamaan menahan marah. Keinginan pada keutamaan ganjaran menahan marah, memaafkan kesalahan orang lain, menerima kekurangan orang lain diharapkan dapat mencegahnya untuk melampiaskan kemarahannya.
Khalifah Umar bin Abdul Aziz pernah dibuat naik pitam oleh salah seorang warganya. Ia kemudian meminta ajudannya untuk memukul warga pembuat ulah tersebut. Namun warga itu justru membaca Surat Ali Imran ayat 134 yang berisi sifat-sifat orang bertakwa, salah satunya mereka yang menahan marah. Ia kemudian menahan ajudannya, “Tahan, Biarkan dia.”
2. Menakuti diri dengan murka Allah dengan mengatakan dalam hati, “Kuasa Allah padaku lebih besar daripada kuasaku pada orang tersebut (membuat ulah). Kalau kulampiaskan kemarahanku padanya, aku khawatir Allah menimpakan murka-Nya padaku. Sedangkan aku lebih membutuhkan ampunan-Nya.”
Baca Juga: Heboh, Spanduk Ketua KPK Firli Bahuri Maju di Pilpres 2024 Muncul di Bogor
Dalam kitab-kitab suci terdahulu Allah berfirman, “Anak Adam, ingatlah Aku saat kau marah, maka Aku akan mengingatmu saat Kumurka.”
3. Mengingatkan diri pada dampak permusuhan dan konflik berkepanjangan di dunia sekiranya dirinya tidak takut pada akhirat.
4. Merenungkan keburukan rupanya saat marah. Manusia yang melampiaskan kemarahannya akan berubah menjadi bentuk lain, yaitu anjing liar dan binatang buas lainnya. Sedangkan manusia yang dapat mengelola kemarahannya menjadi manusia mulia seperti para nabi, para wali, ulama, dan orang bijak lainnya. ia boleh memilih untuk menjadi binatang buas atau makhluk mulia seperti para nabi dan manusia suci lainnya.
5. Menakuti dirinya dengan kemarahan yang menjadi sebab yang mendatangkan siksa Allah. Sementara setan terus melakukan propaganda dan bujukan bahwa kalau tidak marah, orang-orang akan mengecilkan dan menghinakannya. Sedangkan menahan pelampiasan kemarahan harus diniatkan karena Allah. Sedangkan di akhirat kelak orang yang menahan marah akan diseur untuk diberi ganjaran besar, “Siapa di antara kalian yang mengharapkan ganjaran Allah dengan menahan marah? Dipersilakan berdiri!”
6. Mengingatkan diri bahwa murka Allah yang berlaku atas sesuatu berjalan sesuai kehendak-Nya, bukan kehendak dirinya. Bagaimana ia dapat mengatakan, “Kehendakku lebih utama daripada kehendak Allah.” Sedangkan murka Allah lebih besar daripada murkanya.
Adapun amal yang dilakukan berupa doa agar Allah meredakan kemarahan yang menguasai suasana kebatinan seseorang, berwudhu, duduk jika sebelumnya dalam keadaan berdiri atau rebahan jika sebelumnya berada pada posisi duduk.
Berita Terkait
-
Ini Arti Sebenarnya Jika Anda Mimpi Menikah Menurut Islam
-
PSAD UII Bongkar Taktik Ganjil Polri: Sengaja Benturkan Mahasiswa dengan Ormas?
-
Kedubes Iran di Indonesia Kutuk Serangan AS ke Pesta Pernikahan, Lebih dari 70 Warga Sipil Tewas
-
Arti Mimpi Diri Sendiri Meninggal Menurut Islam, Pertanda Buruk atau Umur Panjang?
-
Takziah ke Rumah Duka Bambang Setiawan, Aliansi 40 Ormas Islam Tawarkan Bantuan Hukum
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
BRI Ungkap 3 Bekal Finansial Penting Bagi Generasi Muda
-
Kondisi Bogor Terdampak Krakatau, Sekda Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Rumah
-
Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen