SuaraBogor.id - Kericuhan kembali terjadi di laga 3 nasional antara PSKB Bukittinggi melawan Persak Kebumen. Pada laga yang berlangsung di Lapangan Kebon Dalem, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (10/2), kericuhan terjadi di menit akhir pertandingan.
Dikutip dari laporan Antara, bermain dengan kekuatan penuh, PSKB dipaksa menyerah 1-2 melawan Persak yang menjadi salah satu dari tiga tim asal Jawa Tengah dan bertindak sebagai tuan rumah.
Gol Persak dicetak oleh Ibnu Yahya di babak pertama dan ditambah Renaldi diawal babak kedua, sementara gol balasan sekaligus satu-satunya dari PSKB dicetak oleh Irvanda di menit 72 setelah berhasil menyarangkan bola muntah dari penalti gagal yang dieksekusi oleh Ikhsan Sabili.
Tensi permainan meninggi setelah beberapa kali terjadi pelanggaran diantara kedua pemain, salah satunya di menit 90 ketika penjaga gawang PSKB Bagas Aditya berbenturan dengan pemain Persak hingga harus ditandu dan dievakuasi ke rumah sakit.
Baca Juga: Liga 3 Nasional Kembali Ricuh, Kali Ini Geger Pemain Persak Kebumen vs PSKB Bukittinggi di Kendal
"@bagasaditya20 harus dilarikan kerumah sakit karna tidak sadarkan diri setelah berbenturan dengan pemain lawan," tulis akun pskb_bukittinggi
Kabar terbaru menyebutkan bahwa kondisi Bagas saat ini sudah sadarkan diri.
"Terima kasih buat semua yang mendoakan, Alhamdullilah saya baik-baik saja," tulis Bagas di akun Instagram pribadinya
Pemain dari Persak juga terlihat tidak menerima dengan dianulirnya gol ketiga yang sempat tercipta setelah terjadinya benturan keras itu.
Puncaknya di menit 98 beberapa official tim sampai merangsek masuk ke lapangan pertandingan dan sempat terlihat aksi saling dorong hingga harus dipisahkan oleh aparat dari Kepolisian.
Baca Juga: Begini Respons PSSI Jatim Terkait Kericuhan Pertandingan NZR Sumbersari Vs Farmel di Malang
Wasit akhirnya mengakhiri pertandingan dengan skor 2-1 untuk Persak Kebumen di menit 117.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Maarten Paes Dicoret dari Timnas Indonesia?
-
Terekam Kamera! Kiper Bahrain Kasih Jari Tengah ke Suporter Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Kiper Baru saat Lawan China, Ini Alasannya
-
Demo UU TNI Berujung Ricuh, LBH Ansor Buka Posko Pengaduan Korban Kekerasan Aparat
-
3 Kerugian Timnas Indonesia jika Patrick Kluivert Pilih Emil Audero Dibanding Maarten Paes
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti