SuaraBogor.id - Satu unit rumah warga Kampung Cikekep RT 06/03, Desa Cidadap, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, ambruk tergerus longsor.
Insiden longsor yang menyebabkan rumah warga ambruk itu terjadi Sabtu (19/2/2022) malam sekira pukul 20.00 WIB. Longsor terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu siang.
Menurut informasi yang dihimpun, kejadian tersebut tidak menyebabkan adanya korban jiwa. Namun, kerugian materi korban yang rumahnya ambruk ditaksi mencapai puluhan juta.
Kepala Desa Cidadap, Budiman mengatakan longsor yang menerjang kawasan itu menyebabkan satu rumah warga rusak dan sejumlah ruas jalan mengalami retak sehingga tidak dapat dilalui.
"Tidak ada korban jiwa ataupun luka, hanya saja satu rumah warga ambruk tergerus longsor dan sejumlah jalan lingkungan mengalami retak, sehingga berbahaya untuk dilintasi," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Budiman menyebutkan, untuk korban longsor sementara di evakuasi dengan menempati rumah tetangganya yang lebih aman.
"Sementara, korban yang rumahnya ambruk kita tempatkan di rumah warga lainnya yang lebih aman," jelasnya.
Budiman menerangkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat penanganan di lokasi kejadian.
"Kita telah melaporkan kejadian tersebut ke BPBD dan dinas terkait lainnya. Sudah ada tim dari BPBD yang melakukan assessment di lokasi kejadian," katanya.
Baca Juga: Doa dan Amalan saat Hujan Deras, Salah Satunya Dilarang Mengeluh
Pihaknya mengimbau, warga yang berada di lokasi rawan bencana agar berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan itu.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Hari Kedua Pencarian, Korban Longsor Sumedang Ditemukan Meninggal Dunia
-
Gigs Skena Bawah Tanah Tangerang Batal Akibat Venue Longsor, 2 Mobil Terjun Bebas
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Diterpa Hujan dan Angin, Atap Stadion Indomilk Arena Rusak
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan
-
Penduduk Terbanyak se-Indonesia, Kabupaten Bogor Bakal Punya 1.000 Satuan Pelayanan Gizi
-
Viral Menu Buruk Makan Gratis, Kepala Badan Gizi: Itu Hanya Sebagian Kecil dari 25 Ribu Titik