SuaraBogor.id - Saat menghadiri acara Memperkokoh Komitmen Kebangsaan Tokoh Lintas Agama Dalam Moderasi Dan Toleransi di Hotel Grand Mulya Bogor pada hari Selasa (1/3/2022), Bupati Bogor, Ade Yasin menyampaikan bahwa saat ini larangan kawin kontrak di Kabupaten Bogor sudah masuk dalam proses pengkajian untuk membuat Perda.
“Karena kawin kontrak yang di sini ya seolah-olah nikah padahal bukan nikah,” kata Bupati Bogor, Ade Yasin.
Ade Yasin mengatakan, pernah mendapati kasus kawin kontrak namun saat di periksa, hasil laporan bahwa wali nikah yang melakukan pernikahan tersebut berprofesi sebagai sopir ojek.
“Kasus pernah di tangkap waktu itu yang menikahkan nya aja profesi sehari-harinya tukang ojek dan bukan tukang wali nikah jadi pura pura nikah gitu ya,” ucapnya.
Dengan nada kesal Ade mengatakan bahwa kawin kontrak adalah perbuatan prostitusi yang seolah-olah di bungkus oleh agama, hal tersebut juga yang membuat seluruh masyarakat kabupaten Bogor dan para tokoh agama merasa kesal.
Tidak hanya itu Ade juga mengatakan terdapat kabar baik selama pandemi menimbulkan karakter manusia yang sesungguhnya, hal tersebut terlihat dari sikap para pelanggar kawin kontrak di kabupaten Bogor.
“Dan alhamdulillah pandemi ini tidak selalu hal-hal negatif ya, tetapi ada berkah ya juga mereka para pelaku kawin kontrak itu ternyata tidak takut sama Tuhan tapi takutnya sama virus, padahal virus itu buatan Tuhan,” tuturnya.
“Padahal yang meninggal karena Covid-19 kan mudah-mudahan kita doakan masuk surga dan yang meninggal karena kawin kontrak kita doa kan juga mudah-mudahan pintu surganya tidak di buka kan gitu hehe,” kata Ade dengan sedikit candaan.
Baca Juga: Libur Hari Raya Nyepi, Begini Kondisi Lalu Lintas di Jalur Puncak Bogor Terlihat Ramai Lancar
Berita Terkait
-
Libur Hari Raya Nyepi, Begini Kondisi Lalu Lintas di Jalur Puncak Bogor Terlihat Ramai Lancar
-
Hari Raya Nyepi, Menag Yaqut: Mari Berikan Jeda Sejenak Kepada Alam
-
Kecewa Saat Angelina Sondakh Pindah Agama, Lucky Sondakh Beberkan Fakta Mengejutkan Hingga Dicemooh Semua Orang
-
Libur Hari Raya Nyepi, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak Bogor Hari Ini
-
Begini Kondisi Lalu Lintas di Puncak Bogor Jelang Libur Hari Raya Nyepi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kabar Baik Bagi Warga Bogor! Lebih dari 1.000 Rumah Layak Bakal Dibangun Lewat Aspirasi Gerindra
-
Diresmikan Presiden Prabowo, Tiga Ruas Jalan Inpres di Kabupaten Bogor Rampung Diperbaiki
-
Tembus Rest Area Puncak, Ini Rute Kereta Api yang Sedang Dikaji Pemkab Bogor
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir