SuaraBogor.id - Sebagai wujud rasa syukur, Atta Halilintar membangun pondok pesantren. Lokasinya tergolong jauh dari Jakarta karena terletak di pegunungan. Bahkan butuh waktu dua jam untuk bisa sampai ke sana.
Tak ingin setengah-setengah, suami Aurel Hermansyah ini bahkan mengirim bahan bangunan seperti keramik dari Jakarta. Perjalanan menuju lokasi lumayan berat karena akses jalan masih sangat terbatas. Namun itu semua perlahan menunjukkan progres yang menentramkan hati.
Pondok pesantren milik Atta Halilintar ini sebagai hadiah untuk anak pertamanya yang keguguran. Simak potret-potret yang telah dirangkum berikut ini.
1. Hadiah
Pada Mei 2021, Atta Halilintar mengajak sang adik, Thariq Halilintar melihat progres pembangunan pondok pesantren yang diberi nama Ahha Binaumma tersebut. Salah satu tujuan Atta membangun pondok pesantren adalah untuk hadiah anaknya yang sudah berada di surga.
2. Mengobati Kesedihan
Momen kunjungan Atta Halilintar kala itu memang dalam rangka mengobati kesedihan hatinya karena Aurel Hermansyah baru saja keguguran. Namun tak lama kemudian, Aurel kembali mengandung dan seorang putri cantik sudah lahir pada 22 Februari 2022 lalu.
3. Dua Jam
Atta Halilintar membutuhkan 2 jam perjalanan dari Jakarta menuju pondok pesantren. Menurut Atta, lokasi tersebut memiliki luas 20 hektar yang akan digunakan untuk para santri penghafal Al-Qur'an.
Baca Juga: Baru Berusia Belasan Hari Anak Aurel Hermansyah Sudah Diberi Empeng, Bolehkah?
4. Progres
Baru-baru ini, Atta Halilintar membagikan progres pembangunan pondok pesantren setelah satu tahun. Atta merasa progres pembangunan pondok pesantren dapat menenangkan hatinya. Lokasi pondok pesantren Atta rupanya tak jauh dari Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.
Bukan hanya ingin menyediakan tempat untuk para penghafal Al-Qur'an, Atta Halilintar juga berambisi mengembangkan jiwa entrepreneur para santrinya kelak. Lahan pesantren yang luas nantinya akan digunakan untuk peternakan, perkebunan, dan sawah untuk mengasah jiwa entrepreneur para santri.
5. Niat
Atta Halilintar mengaku sudah berniat lama ingin membangun pondok pesantren. Niat itu kemudian terlaksana pada awal 2021 setelah menemukan partner yang tepat yakni pamannya sendiri, Om Aryo. Ia berharap pembangunan pondok pesantren juga akan bermanfaat untuk masyarakat sekitar.
Atta Halilintar rupanya juga meminta agar pondok pesantrennya nanti juga diberi sentuhan seni untuk kesan lebih modern. Dukungan untuk pembangunan pondok pesantren Atta diberikan berbagai pihak. Salah satunya dari Anang Hermansyah yang secara khusus meminta Gus Miftah membimbing sang menantu.
Berita Terkait
-
Atta Halilintar Panik Cari Ameena yang Hilang Saat Liburan di Chimelong
-
Ungkap Sulitnya Jadi Janda, Aura Kasih Mau Cari Suami yang Pandai Mengaji
-
Padahal Jarang Muncul di TV, Rumah Senilai Rp50 Miliar Aura Kasih Dipertanyakan
-
Momen Atta Halilintar Salat di Emperan Toko Saat Liburan ke Tiongkok Picu Perdebatan
-
Politik Emansipatoris di Pesantren, Belajar dari KH Imam Jazuli
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Hujan Batu di Cigudeg: Protes Penutupan Tambang Oleh Dedi Mulyadi Berujung Kericuhan
-
Cigudeg Mencekam! 'Blunder' Ucapan Camat Picu Hujan Batu, Jalan Nasional Bogor Lumpuh Total
-
Puncak Bhakti Lintas Agama di Bogor: Bukti Nyata Toleransi Bukan Sekadar Wacana
-
Ribuan Warga Blokade Jalan Nasional Bogor-Banten dengan Truk, Protes Keras Kebijakan Dedi Mulyadi
-
Euforia Berujung Petaka: Suporter Jadi Korban Pengeroyokan di Bogor Usai Nobar Persib vs Persija