SuaraBogor.id - Curug Malela merupakan salah satu air terjun paling fenomenal di Indonesia. Saking eksotisnya, sejumlah wisatawan menyebut obyek wisata di Bandung tersebut sebagai Air Terjun Niagara mini Indonesia. Hal ini karena air terjun Curug Malela melebar ke samping dengan lebar mencapai 50 meter. Adapun ketinggian air terjun tersebut sekitar 70 meter.
Air yang dialirkan Curug Malela berasal dari hulu Sungai bagian utara Gunung Kendeng, yang merupakan gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi.
Curug Malela adalah curug paling atas dari beberapa air terjun seperti Curug Katumiri, Curug Manglid, Curug Ngebul, Curug Sumpel, Curug Palisir sampai Curug Pameungpeuk. Dulunya, air terjun ini sangat terpencil karena harus melewati hutan dengan pepohonan yang rimbun.
Kini, Curug Malela telah disulap menjadi obyek wisata yang menjadi tujuan utama wisatawan. Mau tahu apa saja fakta serta daya tarik curug ini? Berikut ulasannya.
Baca Juga: Curug Putri Kencana, Berwisata Menikmati Keindahan Alam di Bogor
1. Terinspirasi Penguasa Curug
Asal-usul penamaan Curug Malela diambil dari sebuah nama penguasa kawasan curug bernama Eyang Tadjimalela. Konon Eyang Tadjimalela bakal menampakkan dirinya dengan sosok kakek-kakek berjenggot dengan menggunakan pakaian serba putih di waktu tertentu.
Sosok Eyang Tadjimalela bahkan sudah menjadi mitos yang diyakini masyarakat sekitar. Beberapa pengunjung mengaku pernah melihat penampakan Eyang Tadjimalela dalam hasil jepretan foto.
2. Niagara Mini Indonesia
Amerika Serikat boleh bangga punya Air Terjun Niagara. Namun Indonesia juga punya Curug Malela yang bentuk air terjunnya hampir sama dengan Niagara yakni melebar. Mata air terjunnya berasal dari hulu sungai bagian utara Gunung Kendeng.
Air terjun yang memiliki ketinggian 60 meter dan lebar 70 meter ini memiliki lima jalur aliran. Semua air terjunnya deras dan begitu jernih, hingga hanya terlihat putih seperti tirai. Kemegahan langsung terpancar dari air terjun yang mempesonakan siapapun memandangnya.
Dinding air terjun berupa batuan berwarna kecokelatan. Di sekitar air terjun banyak tumbuh pepohonan dan semak yang begitu rimbun dan lebat.
Baca Juga: Pesona Curug Cibulao, Keindahan Tersembunyi di Desa Megamendung
3. Jangan Nekat Berenang
Berita Terkait
-
Air Terjun Simempar, Wisata Alam Indah di Tengah Hutan Deli Serdang
-
Lau Mentar Canyon, Wisata Alam Gratis dengan View Air Terjun yang Menawan
-
Air Terjun Tarunggang, Pesona Wisata Alam di Deli Serdang
-
Curug Suhada, Wisata Air Terjun Gratis untuk Healing di Akhir Bulan
-
Air Terjun Jambuara, Persona Air Terjun Setinggi 30 Meter di Simalungun
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman