SuaraBogor.id - Gus Nur baru-baru ini menantang keras Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Ia menantang anies untuk memotong jari kelingkimg jika tak menepati janjinya.
Melalui video unggahannya, Gus Nur menantang Anies Baswedan berjanji akan empat hal 'penyakit akut bangsa' yakni KKN, pemberantasan korupsi, oligarki, hingga utang.
Tantangan pertama yang dilontarkan Gus Nur yakni apakah Anies jika terpilih menjadi presiden 2024 bisa berjanji menyelesaikan masalah Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) ataupun tak melakukan KKN.
“Kalau benar (siap jadi presiden), siapkah Pak Anies janji tidak akan KKN?” tanyanya, dikutip terkini.id dari Hops pada Jumat, 25 Maret 2022.
“Dan berjanji kalau ternyata saya (Anies) KKN, potong jari kelingking, potong saja! Siap gak jujur di depan rakyat, saya tidak akan KKN?” tantang Gus Nur.
“Berani gak janji, ‘kalau saya jadi presiden, saya tidak akan korupsi, kalau saya korupsi potong tangan saya’, umpama ini,” lanjutnya.
“Kalau saya jadi presiden, saya akan kejar Harun Masiku, di mana kuburannya kalau dia mati. Keren itu!” Kemudian, masalah bangsa yang harus diselesaikan adalah oligarki.
Ia juga menantang Anies untuk memastikan dirinya tidak disokong oligarki saat mencalonkan jadi presiden atau tidak.
“Soal oligarki, bisa gak Pak Anies (lawan) mulai gentle, jangan nanti lagi-lagi rakyat ketipu, rakyat dapat harapan palsu,” cibirnya.
Baca Juga: Pengamat Bicara Peluang Pasangan Puan Maharani - Anies Baswedan di Pilpres 2024
“Saya yakin kalau Anies amanah, lain daripada yang lain, saya yakin seluruh rakyat sanggup membiayai, enggak usah oligarki.” Lebih lanjut, katanya masalah akut bangsa ini adalah utang.
Lebih lanjut, Gus Nur juga menantang Anies apa bisa nantinya Indonesia tak berutang lagi.
“Bisa janji gak (Pak Anies) ‘saya nggak akan utang, gak akan hutang lagi’? Saya tunggu!” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kelompok Mahasiswa Anti Korupsi Desak Revisi UU Tipikor, Ingatkan Pasal Kerugian Negara
-
Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar
-
Terungkap di Sidang Silmy Karim: Kode RAMA untuk Jatah Menteri Rp40 Juta per Minggu!
-
Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M
-
Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan
-
Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang