SuaraBogor.id - Seorang suami di Dusun Puhun, Desa Pangkalan, Kecamatan Ciawigebang tega menggorok istri dan anak sendiri hingga nyaris meregang nyawa, Senin ( 28/3/2022 ) pagi tadi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIB ini menggegerkan warga sekitar Dusun Puhun karena teriakan korban menggema di sekitaran rumah warga.
Pelaku bernama Anang tega menganiaya istrinya Santi (36) dan anaknya Ayuni dengan menggunakan senjata tajam jenis golok.
Kejadian sadis ini viral dan diunggah sejumlah akun di Instagram, salah satunya akun @andreli_48.
Dari keterangan di akun tersebut, warga sekitar rumah korban tiba-tiba dikagetkan mendengar teriakan dari rumah korban.
"Saya kebetulan bersih-bersih diteras, pas denger kejadian keributan awalnya dikira ribut biasa begitu korban lari keluar rumah, saya menolong," ujar saksi warga bernama Anas.
Anas pun kemudian langsung berniat membantu setelah melihat Santi tengah digorok oleh pelaku, namun pelaku malah mengacungkan golok ke arahnya sehingga Anas meminta bantuan kepada warga lain.
Warga pun berbondong-bondong datang dan langsung mengepung pelaku. Beruntung putri bungsunya bernama Anela masih bisa diselamatkan tepat saat warga berdatangan.
Pelaku berhasil dilumpuhkan sementara istri dan anaknya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Husada Ciawigebang.
Baca Juga: Pria Asal Pabuan Serang yang Kabur Usai Bacok Tetangga dan Bakar Rumah Ditangkap
Sang istri mengalami luka gorok serius di bagian leher, sementara anaknya Ayuni menderita luka bacok di kepala.
Insiden ini terjadi diduga akibat permasalahan ekonomi di keluarga mereka karena baik pelaku maupun korban hanya bekerja sebagai serabutan. Komentar pun bermunculan melihat peristiwa tragis yang menimpa keluarga ini.
"Karena faktor ekonomi, tolong dong para penguasa negeri kenaikan harga barang dan turunnya nilai uang sangat sangat berpengaruh bagi rakyat kecil, pendapatan mereka tetap namun harga barang melonjak drastis," komen akun @dewi***.
"Makin banyak sekarang orang yang kehilangan akal sehat," tulis yang lain @wulan***.
"Nyari kerjaan sulit, diPHK karena Covid, harga minyak mahal bayar sekolah tetap," pendapat akun @_mwl***.
"Duh banyak berita gorok menggorok keluarga sendiri," tambah akun @bamba***.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir
-
Catat Tanggalnya! Mulai 20 Juni, Kebun Raya Bogor Hadirkan Pameran Hasil Bumi
-
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Penghentian Sementara Makan Bergizi Gratis di Kota Depok
-
KPK dan Ombudsman Pantau SPMB Cianjur, Kepala Sekolah Nekat Pungli Bakal Kena Sanksi Berat