SuaraBogor.id - Polres Bogor memprediksi arus kepadatan arus lalu lintas di Puncak Bogor bakal terjadi pada H-5 Lebaran 2022.
Kanit Turjawali IPDA Adrian mengatakan, seperti tahun-tahun mudik lebaran sebelumnya, lonjakan arus Lalu Lintas biasanya meningkat jelang cuti bersama.
“Saat ini belum, namun sesuai dengan anjuran pemerintah sepertinya karena sudah ditetapkan cuti bersama. Lonjakan arus lalin akan meningkat 1 hari jelang cuti bersama. Itu sih prediksi h-5 lebaran,” katanya, Jumat (15/4/2022).
Adrian mengabarkan update terkini arus lalu lintas di Puncak Bogor terpantau cenderung lancar, hanya saja terjadi peningkatan volume kendaraan saat selesai ibadah sholat Jumat.
“Pasar Cisarua sampai saat ini tidak ada antrean baik ke atas atau ke bawah. Jadi masih lengang tidak ada peningkatan arus signifikan,” tutur Adrian
Adrian mengatakan, selama bulan Ramadhan rekayasa lalu lintas dan penerapan One way di laksanakan secara situasional melihat volume kendaraan yang melintas di perlintasan Puncak Bogor.
"Mengingat arusnya sepi, cenderung lengang tidak perlu dilakukan rekasaya, hanya kita antisipasi kerahkan anggota pengaturan di titik-titik hambat antisipasi, nanti sore hari mejelang buka puasa antisipasi yang mau ngabuburit kita antisipsi lonjakan arus yang akan berbuka di kawasan puncak,” jelasnya.
Menurut Adrian para mengunjungi yang menjalankan ngabuburit mayoritas berasal dari penduduk setempat, namun tetap beberapa ada yang berasal dari luar wilayah Bogor untuk sekedar berbuka puasa di beberapa resto yang ada di kawasan Puncak Bogor.
Sementara itu, penerapan ganjil genap tetap di laksanakan mengingat aturan yang di berikan dari menteri perhubungan dan meliat situasi dan kondisi selama bulan puasa selama 24 jam.
Baca Juga: Turunkan 560 Personel, Dishub DIY Siapkan Lima Posko Pelayanan Jelang Mudik Lebaran
“Kita lakukan tapi kita lihat situasi dan kondisi cuaca, anggota dan lalulintas,”tuturnya.
Dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik atau sekedar berlibur.
“Kami dari Satlants Polres Bogor mengimbau agar tetap patuhi aturan lalin, patuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada, kemudian patuhi prokes karena masih dalam pandemi menjelang endemi mudah-mudahan apabila warga itu mematuhi itu bisa segera endemi dan yang akan menuju wisata puncak sesuai anjuran pemrintah tervaksin dosis 3 diusahakan sudah dosis ketiga jika belum tetap mengikuti aturan yang berlaku,” pungkasnya.
Kontributor : Devina Maranti
Berita Terkait
-
Turunkan 560 Personel, Dishub DIY Siapkan Lima Posko Pelayanan Jelang Mudik Lebaran
-
Info Mudik Lebaran 2022, 3 Titik Rawan Kecelakaan di Tangerang Banten
-
Biar Tidak Terjadi Kemacetan Ekstrim saat Mudik Lebaran, Menhub Bakal Simulasi Ganjil Genap di Tol
-
Tiket Kapal Pelayaran Terakhir Rute Bontang Pelabuhan Awerange Menjelang Lebaran Sudah Hampir Ludes Diborong Pemudik
-
Polisi Terapkan One Way Hingga Gage Pada Mudik 2022, Begini Skemanya
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan
-
Setelah UI Kini IPB, Skandal 'Grup Chat' Mahasiswa Bongkar Dugaan Predator Seksual di Kampus
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia