Scroll untuk membaca artikel
Andi Ahmad S
Jum'at, 29 April 2022 | 07:05 WIB
Ilustrasi pengeroyokan penganiayaan (Antara)

Dikutip dari berbagai sumber, korban menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi pada Senin (18/4/2022).

Ilham menduga bahwa bosnya tersebut telah mengetahui niatnya membuka usaha tahu bulat sendiri. 

"Dari situ mungkin dia mencium kecurigaan, mulai menyelidiki, padahal saya belum mulai, baru rencana, baru berkomunikasi dengan orang yang merespons," ungkapnya kemudian. 

Hingga kemudian pelaku mengundang korban untuk kerumahnya di wilayah Depok Jawa Barat.

Baca Juga: Satu Bus Berisi Pemudik Bikin Video Viral dengan Lagu Kangen Band bak Nonton Konser, Publik: Keren Bikin Merinding

"Tanggal 18 April saya dipanggil dan katanya mau membagikan parcel ke anak anak, kan saya punya karyawan disitu, saya statusnya pengelola, akhirnya saya datang," ceritanya kemudian. 

Ilham sama sekali tak mengetahui bahwa diundangnya ia adalah untuk dikeroyok. 

"Saya tidak tahu dia ada rencana mau menghakimi saya," terangnya. 

Hingga kemudian saat korban bersama ketiga temannya mendatangi rumah pelaku, tiba tiba ia langsung dihadiahi bogem mentah oleh pelaku. 

"Begitu datang saya ucap salam, dia bukannya jawab salam saya malah dihajarnya, itu ada 4 orang yang dikeroyok termasuk saya," sambung Ilham. 

Baca Juga: Unik Sekelompok Orang Berkostum Ninja Bagikan Takjil Curi Perhatian Publik

Ilham menjabarkan bahwa pelaku yang memukul pertama adalah bosnya sendiri yang kemudian disusul oleh keluarganya. 

Load More