SuaraBogor.id - Kebun Raya Bogor menjadi salah satu destinasi yang diburu pada libur Lebaran 2022 atau Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. Saat liburan Kebun Raya Bogor memang menjadi salah satu pilihan untuk berlibur keluarga ataupun teman.
Humas Kebun Raya Bogor, Muhammad Djohari mengatakan, bahwa H+3 lebaran Idul Fitri 1443 H pengunjung sudah mulai ada peningkatan bahkan mencapai puluhan wisatawan. Dimana, hari pertama libur lebaran estimasinya sekitar 20 persen karena pengunjung masih tercatat di wilayah Jabodetabek.
“Data yang kami catat, dari H+1 hingga H+2 ini jumlah pengunjung 10 ribu orang, itu kemungkinan masih ada peningkatan sampai H+7,” katanya kepada bogordaily.net (Jaringan SuaraBogor.id), Rabu (4/5/2022).
Kata dia, kebanyakan pengunjung yang datang ke Kebun Raya Bogor menggunakan roda dua. Ke depan pihaknya akan membuka loket lebih banyak untuk antisipasi lonjakan pengunjung.
“Kami memastikan untuk pengendara motor bisa parkir di dalam sekitar 900 unit dan setelah itu kita bakal tutup agar tidak membludak di area parkir,” ungkapnya.
“Saat ini pantauan kami pengunjung masih sekitar Jabodetabek saja,” sambungnya.
Djohari mengungkapkan, harga tiket selama libur lebaran hingga tanggal 8 Mei 2022 dikisaran harga Rp26.500 termasuk pada hari weekend.
“Setelah libur lebaran tiket masuk Kebun Raya Bogor kembali normal,” terangnya.
Selain itu, Djohari mengungkapkan, pengunjung yang mau masuk ke KRB harus menunjukkan aplikasi peduli lindungi, lalu pemeriksaan suhu.
Baca Juga: 6 Fakta Wisatawan Meninggal Dunia Saat Perjalanan ke Puncak, Diduga karena Kelelahan
Bagi pengunjung yang belum vaksin booster, lanjut Djohari, pihaknya juga menyediakan gerai vaksin booster yang bekerjasama dengan Polresta Bogor Kota.
“Jadi, bagi pengunjung yang belum melakukan vaksin, dapat di vaksin di sini,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu pengunjung Kebun Raya Bogor dari Jakarta Selatan Nabila (20) mengatakan, alasannya berwisata di KRB ini sangat seru dan suasananya bagus.
“Meskipun terletak di tengah Kota suasananya masih asri, adem gitu. Kemudian fasilitas di dalamnya juga keren banyak spot foto,” katanya.
Selanjutnya pengunjung KRB Widia asal Depok menyampaikan, dirinya memilih berlibur ke Kebun Raya Bogor karena sebagai hutan Kota.
“Aku lebih memilih ke sini liburannya sekalian nambah edukasi tentang tanaman atau pohon yang ada di dalamnya. Barusan aku juga berkeliling ke taman Meksiko, taman kaktus, taman aquatic, taman Astrid sama taman palm buat nambah foto-foto aku di Instagram juga,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota
-
Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu
-
Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek
-
Tabung Gas Bocor, Sebuah Lapangan Padel Meledak di Kabupaten Bogor
-
Bintang RANS Simba Bogor Resmi Sandang Pangkat Letda TNI AD
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan
-
Setelah UI Kini IPB, Skandal 'Grup Chat' Mahasiswa Bongkar Dugaan Predator Seksual di Kampus
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan