Sang anak melalui akun media sosial Tiktok @nabillaptryyyyyyy menceritakan kronologi fitnah yang dilayangkan terhadap ayahnya. Cerita akun tersebut lantas viral dan tersebar di berbagai media sosial salah satunya diunggah ulang oleh akun Twitter @privacy12276.
Diceritakan korban berinisial MR (16) merupakan keponakan terduga pelaku Paidi yang sebelumnya sering menginap dirumah keluarga Paidi.
"Bermula di awal Januari si 'ML' tinggal dirumah kami yang bertepatan di Kampung Penawar Rejo Unit 1 Kabupaten Tulang Bawang karena niat dia mau melanjutkan sekolah di dekat rumah kami," tulis kalimat pembuka awal thread tersebut.
Dari situ wanita ini mengungkapkan bahwa saat MR menginap di kediaman mereka, sikap tingkah dan perilaku MR telah tak baik.
"Belum juga menginap dia udah keluar dengan laki laki, keluar dekat Maghrib dan pulang jam 10an, dia memakai barang barang saya tanpa seijin saya," ungkapnya kemudian.
Singkat cerita sejak saat itu wanita ini tak mengijinkan MR untuk kembali menginap di rumah mereka.
Atas dasar hubungan kekeluargaan, saat ayah MR meninggal dunia, keluarga Paidi pun senantiasa menyampaikan bela sungkawa dan tetap menjalin hubungan silaturahmi dengan keluarga MR.
Akan tetapi berdasarkan keterangan dalam Thread tersebut sesampainya disana rupanya kebohongan dan kejanggalan mulai bermunculan.
"Kami diundang, sampai sana gak ada acara, si anak gila ini ngomong kakaknya kritis sakit, eh si kakaknya bilang istrinya mau melahirkan, tapi mereka gak ngabarin kalau gak ada yasinan," lanjutnya.
Baca Juga: Kemenangan Johnny Depp Jadi Penyemangat Hotman Paris Lawan Iqlima Kim
Pemilik akun tersebut lantas menceritakan kronologi bagaimana hingga akhirnya sang ayah difitnah melakukan tindakan tak senonoh kepada MR.
Yakni saat Paidi memberikan tumpangan kepada MR ke tempat kerjanya di salah satu cafe wilayah Simpang Asahan.
"Intinya bapak lewat depan rumah mereka terus didepan rumah ada ibu si MR, bapak mampir sekalian jenguk yang lahiran, eh pas pulang ibunya nitipin anak ini nyuruh bapak anterin ke tempat kerja karena searah," ungkapnya.
Diperjalanan itu saat Paidi mengantarkan MR ke Cafe tempatnya bekerja, sang kakak yang bernama Suryadi.
"Ya udah deh dianterin bapak naik mobil, eh dibelakang itu ada kakak laki lakinya namanya Suryadi ngikutin dari belakang sambil nunjukin jalan ke Cafe," ceritanya.
Akan tetapi siang sangka niat baik Paidi mengantarkan sang keponakan ke tempat kerja malah berbuntut petaka bagi dirinya dan keluarga.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Paman Diduga Difitnah Lecehkan Keponakan, Kini Divonis 8 Tahun Penjara, Publik: Lebih Lama dari Korupsi?
-
Bejat! Paman Tiri di Gunung Tabur Ini Tega Setubuhi Keponakan saat Sedang Tidur Lelap
-
Diduga Difitnah Cabuli Keponakan Sendiri, Pria Paruh Baya Ini Masuk Bui, Kisahnya Viral Jadi Sorotan Publik
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
-
Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda
-
Niat Cek Gratis Malah Tekor, Emas 24 Karat Konsumen Ini Mendadak Dinilai 20 Karat dan Viral
-
KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara
-
Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya