SuaraBogor.id - Remaja berinisial DZM (14) warga Jalan Imun Sulaiman, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur diduga diserang gerombolan bermotor yang diduga geng motor sepulang salat magrib.
Insiden tersebut bermula saat korban pulang dari masjid setelah salat magrib bersama dua orang temannya, Sabtu (26/6/2022) malam kemarin.
Namun, saat hendak menyeberang jalan, dari arah Jalan Hasyim Ashari muncul puluhan gerombolan bermotor membawa senjata tajam (Sajam).
Gerombolan bermotor itu lalu langsung menyerang dengan menggunakan sajam yang mereka bawa.
Salah satu saksi mata, Farhan (24) mengatakan, gerombolan bermotor berjumlah puluhan orang itu secara membabi buta menyerang korban, sementara rekan korban yang lainnya berhasil menyelamatkan diri.
"Tidak tahu alasannya apa, gerombolan bermotor langsung saja berhenti dan langsung menyerang warga dengan senjata tajam. Sebagian berhasil menyelamatkan diri, satu orang terkena bacokan senjata tajam pada bagian kepala," ungkapnya.
Kata Farhan, korban yang mengalami luka parah pada bagian kepala langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
"Korban juga sempat menyelamatkan diri, mungkin jika korban tak sempat lari bisa mengalami hal yang lebih parah. Karena para pelaku sangat beringas," katanya.
Ia mengungkapkan, korban telah melaporkan peristiwa yang dialaminya ke kepolisian dan meminta para gerombolan bermotor segera ditangkap.
Baca Juga: 52 Tahun Mengabdi Jadi Guru, Kakek Tua 75 Tahun Ini Tak Kunjung Jadi PNS
"Sangat meresahkan, karena gerombolan bermotor itu melakukan penyerangan terhadap warga secara acak. Tanpa sebelumnya, punya permasalahan. Bila perlu para gerombolan bermotor ini diberikan tindakan tegas kepolisian," ucapnya.
Kapolsek Cianjur Kota, Kompol Ahmad Suprijatna menuturkan, kasus tersebut sudah dilimpahkan dan dalam penanganan Polres Cianjur.
"Itu sudah dilimpahkan ke Polres Cianjur, saat ini dalam penanganan," ujarnya.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Tag
Berita Terkait
-
Ulasan "Limited Time", Novel Korea dengan Kisah Remaja yang Menyentuh
-
5 Parfum Lokal untuk Remaja yang Harganya Ramah di Kantong
-
Ulasan Let Go: Kisah Persahabatan Remaja yang Tetap Hangat Meski Dibaca Ulang
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
24,5 Persen Anak Jambi 'Fatherless', Gubernur Sebut Jadi Pemicu Remaja Gabung Geng Motor
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga
-
Hitung Kebutuhan Warga Sejak Lahir, Kemendukbangga Luncurkan Peta Jalan Kependudukan Presisi
-
Suhu Panas Picu Lonjakan Api, Damkar Kabupaten Bogor Ajak Warga Saling Tegur dan Waspada
-
Jadwal One Way Puncak Bogor Hari Ini, Minggu 12 Juli 2026: Ganjil Genap Ditiadakan
-
Seret Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus FA, Kasus Korupsi Batu Bara Hubungkan PLN Hingga Asabri