Sedangkan terkait revitalisasi yang akan dilakukan, sebagai tokoh adat dan atas musyawarah dengan warga kampung menyatakan kesiapan untuk membuka diri terhadap pembangunan termasuk memperbaiki kembali sembilan suhunan atau rumah adat yang ada di pusat perkampungan.
Jadi Obyek Wisata Baru
Setelah terbuka-nya tokoh dan warga Kampung Adat Miduana untuk direvitalisasi, pemerintah daerah bersama Yayasan Lokatmala Indonesia, merumuskan sejumlah rencana guna mendukung pembangunan ulang rumah adat dengan mempertahankan adat istiadat yang sudah ada meski ke depan akan dijadikan obyek wisata andalan baru.
Keberadaan kampung adat sebagai pewaris, pelestari sekaligus pelaku aktif kearifan lokal, sangat potensial dalam mempertahankan identitas budaya serta membangun kesadaran akan keragaman budaya di Indonesia.
Sehingga dengan demikian kampung adat merupakan bagian dari kekayaan bangsa yang wajib dilestarikan, salah satu bentuk pelestariannya dengan cara melakukan revitalisasi yang sesuai dengan kerangka teoritis seperti intervensi fisik, rehabilitasi ekonomi, revitalisasi sosial atau institusional.
Tenaga Ahli Bupati Bidang Hubungan Masyarakat, Saep Lukman, mengatakan untuk merevitalisasi Kampung Adat Miduana di Kecamatan Naringgul, pihaknya bekerja sama dengan Yayasan Kebudayaan Lokatmala Indonesia untuk melakukan penelitian dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi.
Penelitian tersebut diharapkan dapat disusun menjadi sebuah kebijakan komprehensif dari pemegang kebijakan agar keunggulan budaya berbasis lokal seperti halnya Kampung Adat Miduana dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan dan kesejahteraan warga dalam bingkai NKRI.
Revitalisasi dilakukan dengan kearifan lokal tanpa merubah tatanan dan letak perkampungan yang sudah ada. Sehingga ke depan keberadaan kampung adat ini dapat meningkatkan potensi dan kunjungan wisata ke Cianjur baik domestik dan mancanegara.
Seiring tingginya angka kunjungan, secara otomatis dapat meningkatkan perekonomian warga kampung adat dan warga sekitar kampung adat. Bahkan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Cianjur, segera melakukan revitalisasi kampung adat yang akan dilakukan di akhir tahun 2022.
Baca Juga: ABG Citayem Sebut Gubenur DKI Ridwan Kamil, Ini Respon Menohok Anies Baswedan
Kepala Disparpora Cianjur, Pratama Nugraha, mengatakan revitalisasi rumah di kampung adat akan dilakukan setelah berkonsultasi ke kementerian terkait di pusat. Pihaknya menargetkan perbaikan awal dilakukan terhadap sembilan rumah adat yang sejak turun temurun ditempati tokoh kampung.
Disparpora Cianjur akan berkoordinasi dengan kementerian kebudayaan dan PUPR pusat, sebelum melakukan revitalisasi. Tahap awal perbaikan dilakukan terhadap 9 rumah adat yang masih berdiri kokoh namun beberapa bagian rusak termakan usia.
Selanjutnya perbaikan lain segera dilakukan, sehingga saat dinobatkan sebagai kampung wisata atau obyek wisata unggulan di selatan Cianjur, keberadaan-nya sudah didukung dengan infrastruktur baik serta sarana dan prasarana penunjang layaknya kampung adat lain seperti Ciptagelar dan Baduy.
Ketika kampung adat yang selama ini tertutup dari kemajuan zaman dan teknologi akan dikembangkan menjadi destinasi wisata baru, seharusnya mendapatkan masukan dari warga kampung adat dan warga sekitar kampung adat, agar pengembangan dan target kunjungan wisata tidak membuat kelestarian alam terganggu.
Termasuk berbagai pembatasan dan larangan adat yang berlaku harus diterapkan bagi pengunjung yang akan datang ke kampung adat, sehingga target kunjungan wisatawan tidak merusak tatanan yang sudah ada dan dijaga secara sakral oleh warga kampung adat selama ini. [Antara]
Berita Terkait
-
Situ Cileunca Menyusut 40 Meter, Ancaman Air Bersih Mengintai Bandung Raya
-
Romantis Sekaligus Realistis & Alasan Lain yang Bikin Harus Nonton Film "Dan Bandung" di Bioskop
-
Igor Tolic Punya 8 Hari untuk Selamatkan Persib dari Badai Cedera Jelang ACL II
-
Sandy Walsh Blak-blakan Jelang Kick Off Super League, Senggol 4 Pemain Persib Ini
-
Debit Sungai Citarum Menyusut, Alur Sungai Mulai Dipenuhi Sedimentasi dan Sampah
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Viral Sopir Mengeluh Pungli di Pasar TU Kemang Bogor, PPJ Buka Suara Bikin Terang
-
Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara Jadi Ruang UMKM Tumbuh di HUT ke-81 Kemerdekaan RI
-
Bela Istri yang Ditendang, Pria di Cibinong Tewas Ditikam Saat Beli Gorengan
-
Respons Protes Habib Bahar, Pemkab Bogor Tutup Pabrik Minol di Citeureup
-
Hasil Patungan Personel Polres Bogor, Bantuan Rp100 Juta Tiba di Manggarai Timur NTT