SuaraBogor.id - Pada pukul 15.00 WIB direncanakan ada aksi unjuk rasa dari sejumlah aliansi mahasiswa, untuk menolak draft Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP).
Bagi pengendara yang akan melewati Jalan Sudirman Kota Bogor agar menghindari jalan tersebut. Sebab, unjuk rasa akan digelar mahasiswa.
Sebagai upaya agar tidak terjadi kemacetan yang cukup panjang, jajaran Satlantas Polresta Bogor Kota berencana akan menerapkan Rekayasa lalu lintas atau pengalihan di sekitar Jalan Sudirman.
“Pengalihan arus lalu lintas nanti dari Jalan Ahmad Yani dialihkan menuju Jalan RE. Martadinata. Arah dari Jalan Sawojajar dialihkan ke Jalan Sudirman. Kemudian Jalan Pengadilan diarahkan ke kanan, ke Jalan Jalak Harupat. Lalu dari arah Jalan Djuanda menuju Jalan Sudirman akan di arahkan ke Jalan Jalak Harupat,” ucap Kasatlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Apria kepada wartawan, Rabu 6 Juli 2022.
Menurut Kompol Galih Apria, pada dasarnya pengalihan arus lalu lintas kendaraan dari titik satu ke titik lain diharapkan masyarakat bisa terlayani lantaran ada aksi mahasiswa sehingga jalan utama tidak bisa dilewati.
“Kita juga mensosialisasikan ke media sosial seperti Instagram Polresta, Satlantas Polresta dan radio-radio yang ada di Kota Bogor. Sehingga pengguna kendaraan bisa mengetahui apabila adanya pengalihan arus, masyarakat sudah tahu jalannya nanti kemana saja,” ungkapnya.
Terkait aksi unjuk rasa di Kota Bogor itu, kata dia, nanti titik sekat dari pengunjuk rasa ada di titik dekat Starbucks, Jalan Sudirman. Untuk personil yang di terjunkan adalah personil gabungan TNI-POLRI.
“Personil dari Polresta Bogor Kota menurunkan 434 personal untuk mengawal aksi unjuk rasa dari aliansi mahasiswa sehingga proses penyampaian aspirasinya berjalan dengan baik,” katanya.
Baca Juga: 3 Aktivitas Bermanfaat yang Dapat Dilakukan Mahasiswa Saat Libur Panjang
Berita Terkait
-
3 Aktivitas Bermanfaat yang Dapat Dilakukan Mahasiswa Saat Libur Panjang
-
Wamenkumham Sebut Naskah Tidak Ada Perubahan, RUU PAS Siap Disahkan Jadi Undang-undang
-
3 Hal yang Sering Jadi Sumber Stres para Mahasiswa, Soal Uang!
-
Mahasiswa Sorot Kinerja Manajemen PT Krakatau Steel, Pembenahan Jawab Ekspetasi Publik?
-
Tips Penting Buat Calon Mahasiswa, Penting Banget
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan
-
Setelah UI Kini IPB, Skandal 'Grup Chat' Mahasiswa Bongkar Dugaan Predator Seksual di Kampus
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan