SuaraBogor.id - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan, bahwa hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman kasus sembako banpres dikubur di dekat gudeng JNE Depok.
Bansos yang dikubur tersebut berada di lahan kosong wilayah Tirta Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok.
Bahkan, Satreskrim Polres Metro Depok telah memeriksa pegawai JNE, pun juga telah memeriksa pihak Kementerian Sosial.
Kombes Endra Zulpan menjelaskan, JNE dalam hal ini bekerja sama dengan vendor, yakni PT DNR.
“Nah DNR ini selaku pemegang distribusi beras bansos dari pemerintah kepada masyarakat untuk wilayah Depok pada Tahun 2020,” katanya dikutip dari DepokToday.hops.id -jaringan Suara.com, Selasa (2/8/2022).
Kombes Endra Zulpan menerangkan, bahwa PT DNR sebagai vendor pemenang tender distribusi Banpres bekerjasama dengan JNE selaku kurir.
Merekalah yang kemudian bertugas mengirimkan kepada masyarakat sesuai daftar dari pemerintah.
“Nama-namanya (penerima) sudah ada dalam list yang dibuat oleh pemerintah,” terang dia.
Lebih lanjut Kombes Endra Zulpan mengatakan, apabila ditemukan adanya unsur pidana dalam kasus temuan Banpres ini, maka pihaknya akan memproses kasus itu lebih lanjut.
“Apabila nanti ditemukan adanya unsur-unsur pelanggaran pidana, ataupun korupsi di dalamnya, tentunya nanti akan berproses lebih lanjut,” tukasnya.
Berita Terkait
-
Segera Diresmikan, Ridwan Kamil Perkenalkan Fashion Week di Depok, Publik: Berantem Disana, Jatuh Langsung Beda Alam
-
Paket Sembako Bantuan Presiden Dikubur dekat Gudang JNE Depok Akhirnya Terungkap
-
Kasus Temuan Paket Bansos Terpendam di Lahan Dekat Gudang JNE Depok Kini Ditangani Polda Metro Jaya
-
Ditangani Polda Metro Jaya, Anggota Bakal Cek TKP Dikuburnya Paket Bansos di Depok Rabu Besok
-
Kasus Kuburan Bansos di Depok, Polisi Periksa Pihak JNE, Kemensos hingga Bulog
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor
-
Personel Masih Minim, BPBD Kota Bogor Kewalahan Hadapi Bencana Serentak