SuaraBogor.id - Meski Polda Metro Jaya telah menghentikan pengusutan kasus dugaan bansos presiden dikubur di dekat Gudang JNE kawasan Sukmajaya, Depok.
Kini nampaknya Rudi Samin yang disebut-sebut pemilik lahan merasa tidak puas. Dirinya mengungkapkan bahwa kasus ini belum berhenti meski pihak Polda Metro Jaya telah menyebut tidak ada unsur pidana dalam perkara tersebut.
“Itu (yang hentikan penyidikan) Polda Metro, nah Mabes Polri belum, hari ini saja masih ada pemeriksaan saksi juga,” kata Rudi Samin mengutip dari DepokToday -jaringan Suara.com, Jumat (5/8/2022).
Ia kembali meyakini, bahwa kasus tersebut masih berlanjut di Mabes Polri.
“Unit Pangan Mabes Polri itu masih berjalan,” katanya.
Tak hanya itu, Rudi Samin bahkan mengancam akan mencari petunjuk tambahan atas kasus ini.
"Malah nanti kita akan gali semua, mulai dari pihak ketiga, kedua, dan pihak pertama yang terima proyek. Kan nggak semudah itu barang negara main ganti aja, ada prosesnya," tutur dia.
Sebagai informasi, polisi telah menghentikan proses penyidikan atas temuan sejumlah paket bansos yang dikubur di lahan kosong dekat gudang JNE wilayah Kecamatan Sukmajaya, Depok.
Hal itu dipastikan langsung oleh Direskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis lantaran menilai tidak ada unsur pidana dalam perkara ini.
Baca Juga: Mengenal Istilah Mutasi Jabatan Polri, Ada yang Karena Hukuman
“Kita hentikan. Proses penyelidikan kita hentikan,” katanya.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, penghentian penyelidikan tersebut dilakukan karena dokumen yang diberikan oleh pihak JNE sesuai dengan pernyataan penggantian beras yang dianggap rusak.
“Bukti dokumen penggantian sudah ada tentunya,” kata dia.
Maka menurut Kombes Auliansyah, dengan diberikannya dokumen yang diminta penyidik terkait hal tersebut, proses penyelidikan terkait temuan bansos di dekat gudang JNE Depok dihentikan.
“Sampai dengan saat ini perbuatan melawan hukum di masalah beras tersebut tidak ada,” tegasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Mengenal Istilah Mutasi Jabatan Polri, Ada yang Karena Hukuman
-
Ferdy Sambo Dimutasi Jadi Yanma Polri, Ini Fungsi dan Tugas Pokoknya
-
Sejarah, Fungsi dan Kewajiban Divisi Propam Mabes Polri
-
Kapolri Ungkap Kantongi Identitas Polisi Ambil CCTV di Rumah Dinas Ferdy Sambo
-
Ini Tugas Baru Irjen Ferdy Sambo Usai Dimutasi Jadi Pati Yanma Polri, Salah Satunya Urus Kebersihan Pintu Markas
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
-
Wajib Tahu! Ini Tarif Resmi Tiket Masuk Kebun Raya Cibodas Sesuai PP Terbaru
-
Buntut Bocah Tewas di Jasinga, Polres Bogor Terjunkan Tim K9 Mabes Polri Buru Anjing yang Lepas
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP BPK, Ketua DPRD Sastra Winara: Ini Bukti Nyata