SuaraBogor.id - Puskesmas Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat terbakar, Sabtu (6/8/2022) pagi sekira pukul 06.00 WIB. Insiden kebakaran itu membuat sejumlah pasien pelayanan kesehatan dan rawat inap serta tenaga kesehatan (Nakes) sempat panik dan berhamburan ke luar rumah sakit.
Untungnya, insiden kebakaran itu tidak menyebabkan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kepala Puskesmas Cikalongkulon, Budi mengatakan, api pertama kali muncul dari gedung farmasi yang ada di bagian belakang.
"Kobaran api berasal dari gedung farmasi, kemudian merembet ke bagian depan gedung pelayanan. Tidak ada korban jiwa," kata Budi, kepada awak media.
Namun, sulitnya sumber air, menjadi kendala petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan warga setempat untuk melakukan pemadaman api. Selain itu tenaga kesehatan dan pasien rawat inap di puskesmas sempat panik dan berhamburan ke luar ruangan.
"Ada beberapa pasien rawat inap, tapi sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Memang sempat terjadi kepanikan, karena kobaran api sangat cepat menjalar ke sejumlah bagian gedung," jelasnya.
Budi mengungkapkan, satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk melakukan pemadaman api.
"Kita masih membutuhkan banyak mobil damkar untuk pemadaman api. Karena, kobaran api sangat cepat membesar dan membakar bangunan puskesmas," ujarnya.
Pihaknya mengatakan, belum dapat memastikan penyebab utama terjadinya kebakaran di fasilitas kesehatan itu.
Baca Juga: Bogor Canangkan Halal Food Station, Investasi Mencapai Rp300 Miliar
"Penyebab kebakaran masih belum tahu, kita masih fokus pada penanganan pemadaman api supaya tidak menjalar ke bangunan lain yang ada disekitarnya," ujarnya.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Markas BYD Terbakar Perusahaan Pastikan Mobil Produksi Aman
-
5 Alternatif Mobil SUV Aman Selain Chery Tiggo yang Viral Gegara Terbakar Hebat
-
Penampakan Puing Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 14 Bangunan Hancur dan Hangus Dilalap Api
-
Viral Nakes Bikin Konten Joget saat Pasien Dioperasi
-
SPBE Bekasi Terbakar: Pertamina Patra Niaga Gagap Soal Data Korban, Investigasi Masih Gelap
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan
-
Setelah UI Kini IPB, Skandal 'Grup Chat' Mahasiswa Bongkar Dugaan Predator Seksual di Kampus
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia