SuaraBogor.id - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite di wilayah Bogor, Jawa Barat ternyata sudah satu pekan.
BBM langka di Bogor tersebut terjadi di sejumlah wilayah, seperti di Cibinong, Dramaga, Cibungbulang, Ciampea dan juga Leuwiliang.
Banyak warga mengeluhkan BBM Pertalite di Bogor langka.
Salah satu SPBU di Leuwiliang mengalami keterlambatan pengiriman BBM jenis pertalite. Hal ini berkaitan dengan rencana pemerintah pusat yang akan menaikan harga penjualan.
“Kondisi kosong terjadi sejak hari Minggu sore dan belum diketahui penyebab telatnya pengiriman ke SPBU kami,” ungkap pengawas SPBU 3416604 Leuwiliang, Asep Mulyadi kepada wartawan, Senin, 8 Agustus 2022.
Ia menjelaskan, penyebab telat pengiriman belum diketahui dan sudah memesan BBM jenis pertalite tapi belum ada pengisian ke SPBU Leuwiliang.
“Sudah dikonfirmasi tapi belum ada penjelasan, dan telat pengiriman sudah telat sejak minggu ini,” jelasnya.
Dirinya mengharapkan kondisi antrian jangan sampai terjadi kembali karena banyak permintaan pertalite dari roda dua dan angkutan umum.
“Sehari biasanya bisa dikirim sekitar 8000 liter tapi saat ini kosong. Bahkan banyak pengendara roda dua sampai mogok karena kehabisan dan ketersediaan pertalite di SPBU kami masih kosong,” ucapnya.
Baca Juga: Dilarang Menggoyangkan Kendaraan Saat Isi BBM, Cek Bahayanya!
Senada dikatakan, supir angkutan umum jurusan Leuwiliang, Irfan menuturkan cukup berat dengan kelangkaan pertalite di wilayah karena harganya masih terjangkau ketimbang pertamax.
“Kalau kami beralih ke pertamax sangat berat, selain mahal untuk trayek angkutan juga tidak seimbang dan terpaksa harus mencari ke Pom Bensi lain,” kata Irfan.
Sementara pengendara roda dua, Adam mengungkapkan dirinya sampai mendorong karena kehabisan bensin dan stok di Pom bensin milik pertamina yang ada di dekat rumahnya kosong terpaksa mencari ke tempat lain.
“Seharusnya ada karena dibutuhkan masyarakat tapi nyatanya saat ini masih kosong ketersediaan pertalite dibeberapa SPBU Leuwiliang,” katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Dilarang Menggoyangkan Kendaraan Saat Isi BBM, Cek Bahayanya!
-
Pertamina Masifkan Pengeboran Minyak
-
Sambut Kemerdekaan RI, Lawang Salapan Bogor Dibalut Bendera Merah Putih
-
Pejabat Pemkab Bogor Ungkap Hubungan Ade Yasin dan Ihsan Ayatullah
-
BBM Pertalite di Bogor Langka, Warga: Semuanya Kompak, Ini Sengaja Atau Bagaimana?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kabar Baik Bagi Warga Bogor! Lebih dari 1.000 Rumah Layak Bakal Dibangun Lewat Aspirasi Gerindra
-
Diresmikan Presiden Prabowo, Tiga Ruas Jalan Inpres di Kabupaten Bogor Rampung Diperbaiki
-
Tembus Rest Area Puncak, Ini Rute Kereta Api yang Sedang Dikaji Pemkab Bogor
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir