SuaraBogor.id - Gus Samsudin dan Pesulap Merah alias Marcel Radhival hingga kini masih menjadi sorotan lantaran perseteruan antara keduanya belum juga berakhir dan malah semakin meluas.
Persoalan tersebut bahkan menyeret Pesulap Merah berkonflik dengan Persatuan Dukun Indonesia yang salah satu anggotanya Habib Jindan.
Meski demikian, video Gus Smsudin muncul dengan beberapa orang menyampaikan permohonan maaf, mengaku ingin mengakhiri permasalan dan ingin damai belakangan viral di media sosial.
Berdasarkan video viral yang diunggah akun TikTok
@dikazx, pemilik Padepokan Nur Dzat Sejati itu terlihat bersama beberapa orang yang mendampinginya menyampaikan klarifikasi atas permasalahan yang terjadi selama ini.
"Insyaallah Gus Samsudin akan segera memberikan klasifikasinya terkait permasalahan yang muncul selama ini dan juga menyatakan sikapnya atas permasalahan yang semakin melebar selama ini," ungkap Gus Samsudin.
"Saya atas nama pribadi Samsudin memohon maaf untuk semua masyarakat Indonesia atas kegaduhan yang terjadi karena permasalahan ini. Sudahlah ada banyak masalah yang harus kita selesaikan di negara ini bukan hanya masalah yang seperti ini," katanya menambahkan pernyataannya.
Gus Samsudin berharap kegaduhan yang terjadi bisa segera diselesaikan. Ia juga menyinggung dirinya yang sudah dijadikan orang tua dan harus benar-benar menjadi orang tua.
"Semoga saja kegaduhan ini bisa berhenti sampai saat ini dan enggak berlanjut lagi. Karena menurut saya ketika kita sudah dianggap sebagai orang tua atau mengerti tentang duduknya gun, dijadikan orang tua oleh Allah maka ya harus menjadi orang tua yang bener-bener orang tua," jelas Gus Samsudin.
Dalam kesempatan itu, Gus Samsudin juga membahas alasan ia sering mengatakan istilah "Hooh Tenan", lalu kembali menegaskan ingin masalah yang terjadi segera selesai.
Baca Juga: Ngebet Punya Mantu, Viral Lelaki Tunjukkan Ibunya Sudah Siapkan Seserahan Lengkap: Dicari Cepat!
"Yang sering saya katanya hooh tenanan gitu, jadi orang tua seng tenanan hoo tenan kek gitu. Jadi gak usah lah menanggapi masalah-masalah yang seperti ini lagi, apalagi sampai terjadi keributan-keributan lagi. Saya berharap masalahnya bisa selesai sampai disini dan semuanya bisa damai Insyaallah," ungkapnya.
Sementara, ketika Gus Samsudin dikonfirmasi terkait tanggapannya soal masalah yang muncul menjadi berlarut-larut, ia mengaku mendapatkan teguran dari sang kyai.
"Iya, saya juga sangat kaget, heran ya masalahnya bisa sampai berkembang kemana-mana gitu. Makanya kemarin saya mendapatkan teguran dari Kyai saya untuk sudah diam. Tidak usah menjelaskan apapun, karena ketika kita menjelaskan siapa kita kepada yang suka kepada kita pun juga tidak membutuhkan itu," jelasnya.
"Dan yang membenci kita pun juga tidak membutuhkan itu gitu. Jadi ya sudahlah, diam saja tidak udah diperpanjang dan intinya dah damai-damai sajalah, begitu Insyaallah," imbuh Gus Samsudin menjelaskan pemaparannya.
Ia juga menjelaskan tentang perizinan padepokannya yang saat ini telah dicabut. Bahkan diketahui bila ijin padepokan Gus Samsudin adalah untuk tempat pijat.
"Ya Alhamdulilah dengan kejadian seperti ini saya sangat senang sekali karena bisa diambil hikmahnya. Saya sendiri kan juga tidak begitu paham tentang perizinan dan Alhamdulilah ini ada Bang Away, gurunya guru ya dan beliau berkenan datang ke sini itu suatu kehormatan," ujar Gus Samsudin.
Tag
Berita Terkait
-
Mediasi Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Novel Bamukmin Datangi Polda Metro Jaya
-
Kronologi Fajar Sadboy Kecelakaan Tunggal, Kuku Lepas hingga Buat Keluarga Pingsan
-
Bayar Listrik Cuma Rp5 Ribu, Mahasiswa Indonesia Bongkar Harga Utilitas di Iran saat Masa Perang
-
Viral Toko Es Krim Pakai Daun Pisang Akibat Harga Plastik Melonjak, Hasilnya Lebih Estetik
-
Seperti Promo Belanja, Ibu Paruh Baya Ajak Masyarakat Daftar Gugat Cerai: Buruan Kuota Masih Banyak
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
BRI Raih Pengakuan Global Melalui Pemeringkatan Brand Finance Global 500 2026
-
Sembunyi di Nambo, Pengedar Obat Ilegal Skala Besar Diciduk Polsek Klapanunggal
-
Warga Bogor Siap-Siap! Ini Bocoran Rute dan Skema Bus Listrik Gratis BojonggedeSentul
-
Investasi Berdarah di Babakan Madang: Korban Dianiaya, Dirampok Rp125 Juta Pakai Uang Mainan
-
BRI Perluas Akses Kesehatan Lewat Program Gratis untuk Ribuan Warga Dalam CSR BRI Peduli