SuaraBogor.id - Setelah menjadi pawang hujan di ajang MotoGP Mandalika pada 20 Maret 2022 silam, nama Mbak Rara semakin terkenal. Dia bahkan menjadi sorotan media luar negeri karena perannya sebagai pawang hujan.
Dia juga mendadak selebriti yang diundang ke acara-acara TV hingga podcast sejumlah artis.
Namun kemunculan Mbak Rara ini menuai pro kontra. Baru-baru ini bahkan Pesulap Merah menyenggol profesi Mbak Rara sebagai pawang hujan dengan membongkar trik yang selama ini kebanyakan dipakai pawang hujan.
Terlepas dari pro kontra tentang dirinya, yuk simak deretan fakta unik Mbak Rara pawang hujan yang sudah Matamata.com rangkum di bawah ini.
1. Asal Usul
Mbak Rara ini masih memiliki keturunan darah biru dari keraton Yogyakarta. Dia memiliki nama lengkap Raden Roro Istiati Wulandari. Berdarah Jawa namun dia ternyata lahir di Papua. Sekarang malah dia tinggal di Bali.
2. Kenal Dunia Spiritual Sejak Kecil
Dunia spiritual dan mistis sudah dikenal Mbak Rara sejak kecil. Dia bahkan menyebutkan mendapatkan kemampuan seperti sekarang dari sang ayah. Wanita kelahiran 1983 ini belajar menjadi pawang hujan sejak usia 9 tahun. Jadi sebagai pawang hujan, pengalamannya sudah banyak dan sering menangani acara-acara besar, bukan hanya MotoGP Mandalika namun juga pernah terlibat di acara pembukaan Asian Games 2018 hingga vaksinasi massal yang diadakan pemerintah.
3. Agama
Baca Juga: Mbak Rara Tuntut Pesulap Merah Minta Maaf dalam Waktu 3x24 Jam, Bakal Dipolisikan Jika Diabaikan
Banyak orang penasaran dengan agama Mbak Rara sebagai pawang hujan. Dia ternyata beragama Islam yang menganut kepercayaan Jawa Kejawen dari orangtuanya di Yogyakarta. Hanya saja, dia juga pernah mengaku kalau dirinya non-muslim.
4. Singing Bowl Jadi Alat Utama Ritual
Tak hanya mengandalkan kemampuan indigonya, Mbak Rara juga menggunakan singing bowl sebagai alat untuk mengendalikan awan.
5. Pantangan Berhubungan Badan
Mbak Rara pernah mengungkapkan kalau dirinya pantang untuk berhubungan badan H-1 sebelum ritual sebagai pawang hujan dilakukan. Hal ini membuatnya hingga kini memilih single.
Sebagai pawang hujan ternyata Mbak Rara memiliki beberapa pantangan termasuk soal makanan. Dia pantang untuk makan daging dari hewan berkaki empat. Selain itu saat menjalani ritual sebagai pawang hujan, dia juga tidak boleh dalam kondisi perut lapar.
Berita Terkait
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Kenapa Weton Tulang Wangi Tidak Boleh Keluar saat Malam 1 Suro? Ahli Spiritual Beri Peringatan!
-
Erika Carlina Sewa Pawang Hujan di Acara Tedak Siten Putranya: Yang Penting Lancar
-
Ramal Umur Vidi Aldiano, Mbak Rara Pawang Hujan Tak Takut DiancamDeddy Corbuzier
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Libas Kamboja 5-1, Erick Thohir Tegaskan Level Sebenarnya Timnas Ada di Laga Versus Vietnam
-
Indonesia vs Kamboja Diperketat, Jalur Evakuasi dan Penyekatan Pakansari Disimulasikan
-
Kawal Laga Indonesia vs Kamboja, 1.097 Personel Gabungan Disiagakan di Stadion Pakansari
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor