SuaraBogor.id - Sebuah sebuah pohon tumbang Jalan Raya Bogor-Sukabumi tepatnya di depan Pabrik Mayora Desa Ciherang (Cimande), Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (2/9/2022). Menurut informasi, pohon tumbang tersebut disebabkan wilayah sekitar diguyur hujan deras yang mengguyur Bogor.
Insiden pohon tumbang yang menutup sebagian besar jalan, kondisi lalu lintas di Jalan Raya Bogor-Sukabumi mengalami macet parah lantaran tengah ramai dilintasi kendaraan dari dua rah tersebut.
Pohon tumbang yang terjadi di Jalan Raya Bogor-Sukabumi diduga akibat hujan deras disertai angin kencang pada pukul 16.00 WIB.
Pohon besar yang tumbang itu membuat batang dan rantingnya menutupi badan jalan hingga menyebabkan lalu lintas sekitar lumpuh total. Kendaraan yang melintas harus tertahan karena kondisi tersebut.
Dalam sebuah video yang beredar, tampak aliran air mengalir deras di bahu jalan serta angin memporak porandakan wilayah tersebut.
Kondisi jalan tersebut sempat tak bisa dilalui kendaraan dari arah Bogor ke Sukabumi maupun sebaliknya. Karenanya, pengendara yang melintas disarankan mencari alternatif jalur lain.
“Tidak bisa lewat ke Ciawi, yang mau ke Sukabumi juga tidak bisa lewat,” kata seorang pengendara yang sedang merekam situasi di Jalan Raya Bogor-Sukabumi, Jumat (2/9/2022).
Petugas kepolisian tampak mengatur arus lalu lintas. Tak hanya itu petugas dari pemadam kebakaran juga mengevakuasi pohon tumbang dengan memotongnya agar pengendara bisa kembali melintas di ruas jalan tersebut.
Sementara itu pohon tumbang juga terjadi di Caringin dan merusak rumah warga tepatnya di Kampung Bojong Koneng, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Tumpukkan Uang hasil Korupsi Dana Bos Dipamerkan Kejari Bogor
“Hancur parah, hancur parah, bencana terjadi di Bojong Koneng,” kata seorang pria saat merekam video.
Berita Terkait
-
KPK Dalami Alur Perintah Pemotongan Upah Pungut di Bappenda Kabupaten Bogor
-
KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Bogor Mulai Hari Ini
-
Kantah Kabupaten Bogor Digeledah Polisi Terkait Kasus Mafia Tanah PTSL
-
KRL Bogor Dipangkas Lagi, 17 Perjalanan Dibatalkan Sementara
-
Kawasan Agro Eduwisata di Bogor Ini Padukan Kavling, Fasilitas Rekreasi, dan Lingkungan Hijau
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor
-
Personel Masih Minim, BPBD Kota Bogor Kewalahan Hadapi Bencana Serentak