SuaraBogor.id - Komandan Tim BPBD Kabupaten Bogor, Sopian Sauri menjelaskan kronologi korban hanyut yang merupakan seorang tukang rongsok, di Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Menurutnya, korban bernama Solihin (25) hanyut saat mencari rongsok di area Sungai Cikaniki, Leuwiliang Bogor.
Dia menjelaskan, usai mendapatkan laporan adanya korban hanyut, pihaknya langsung mengerahkan pasukan, dan akhirnyan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sungai wilayah Rumpin.
Usai di temukan dan dilakukan evakuasi oleh Tim Search And Rescue (SAR) Gabungan, korban hanyut di aliran Sungai Cikaniki tiba di rumah duka di Kampung Mekarjaya, Desa Cibeber Satu, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
“Korban hari ini sudah ditemukan tepatnya di Kampung Jengkol, Desa Leuwibatu Pada waktu 14.09 WIB,” katanya kepada wartawan, Jumat (9/9/2022).
Sopian menyampaikan, korban ditemukan di aliran Sungai Cikaniki dalam posisi terapung.
“Pada titik penemuan korban, Korban ini pada posisi terapung. Jadi, ada dua perahu yang tadi kami turunkan untuk penyisiram sungai Alhamdulillah ketemu dengan teman-teman yang menyisir di sungai,” katanya.
Sopian menjelaskan, dari titik lokasi Tempat Kejadian Musibah (TKM) sampai dengan korban ditemukan itu berjarak sekitar 2 kilometer.
“Dari titik TKM sampai dengan korban diketemukan itu sekitar 2 kilometer,” katanya.
Kronologis kejadian, Sopian mengatakan, bahwa korban atas nama Solihin seorang pria berusia sekitar 25 tahun saat itu sedang mencari botol-botol bekas di bantaran sungai di belakang rumah korban.
Korban yang memiliki riwayat epilepsi terpeleset dan jatuh kemudian korban hanyut terbawa derasnya arus Sungai Cikaniki.
“Untuk saat ini korban langsung dibawa ke rumah duka untuk langsung dimakamkan,” katanya.
Ditempat yang sama, Komandan Tim Basarnas Jakarta, Ahmad mengatakan, pada proses pencarian korban ada sedikit kendala seperti cuaca mendung. Namun, operasi SAR Gabungan berjalan lancar.
Tim SAR Gabungan, berhasil menemukan korban dalam kondisi sudah meninggal dunia. Terdapat luka lebam pada tubuh korban saat ditemukan diduga akibat adanya benturan.
“Kondisi korban saat ditemukan sudah ada memar-memar karena posisi waktu sore itu volume air lumayan besar kemudian karena jarak ditemukan sekitar 2 kilometer kemungkinan jarak dari titik jatuh itu sampai ditemukan mengalami benturan akhirnya ada beberapa bagian tubuh korban mengalami luka lebam,” katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Mahasiswa PMII Mengamuk Saat Demo Tolak Kenaikan BBM, Pagar Kantor DPRD Bogor Dirusak: DPRD Enggak Ada Gunanya
-
Aset Milik Bandar Narkoba Rp 50 Miliar di Jakarta, Bandung, Bekasi dan Bogor Disita Bareskrim Polri
-
Dua Pilot TNI AL Awak Pesawat yang Jatuh di Selat Madura Dimakamkan Berdekatan di Sidoarjo
-
Kasal Tegaskan Investigasi Kecelakaan Pesawat Latih TNI AL di Selat Madura Libatkan KNKT
-
Link Live Streaming Persikabo vs PSIS Semarang Sedang Berlangsung
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Kayumanis Tolak Pembangkit Sampah, Camat: Sosialisasi Pemkot Belum Merata
-
Ini Dia Alasan Kenapa HJB Ke-544 Bogor Digelar di Desa Malasari
-
Pertama dalam Sejarah! HJB ke-544 Dipusatkan di Kaki Gunung Halimun Salak
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan