SuaraBogor.id - Kebun Raya Bogor semakin populer usai hadirnya GLOW, wisata pemandangan pada pepohonan dengan nuansa gemerlap lampu warna-warni pada malam hari.
Namun, di tengah ramainya pengunjung GLOW Kebun Raya Bogor, tak banyak orang tahu bahwa ada banyak petilasan leluhur dan situs yang disakralkan.
Anggota Talataaki atau komunitas budaya kesundaan Rede Nayana menyebut, ada sejumlah arca atau situs sakral yang memiliki nilai kesakralan tinggi di kawasan istana presiden itu.
"Untuk jumlah saya tidak begitu tau. namun kita sedang konsen terhadap keberadaan arca Batara Guru dan Lembu Andini, karena ini memiliki nilai sakral yang tinggi," kata dia kepada suara.com, Jumat (23/9/2022).
Arca Batara Guru yang berada di kebun raya Bogor, semula ditemukan di kawasan kota batu, Ciomas, Kabupaten Bogor Bogor.
"Kemudian, dipindahkan pada masa Hindia Belanda abad 17, oleh Reinwhard, pendiri kawasan penelitian Kebun Raya Bogor," ungkapnya.
Head Cretive Project Sundaland Ethnomusic Festival, itu memaparkan, berdasarkan filsafat Sunda, Batara Guru merupakan dewa Ilmu pengetahuan. Jadi, tidak heran di Bogor memiliki pusat-pusat ilmu pengetahuan hingga saat ini.
"Artinya kalau dalam sosial-budaya lama, itu simbol turunnya sang pencerah di tanah ini (Bogor) yang memberikan kecerdasan karena bataraguru simbol kecerdasan, dewanya ilmu pengetahuan dan diturunkan kepada Ganesa, putranya," paparnya.
"Bila dikaji lebih dalam, keberadaan Arca Batara Guru dan Lembu Nandi di suatu tempat. Bisa jadi adalah sebuah monument yang menandakan nitisnya sang pencerah di wilayah tersebut," lanjutnya.
Sehingga, Bogor disebut sebagai kota pusaka bukan karena pusaka kujang yang terpampang di Tuju Kujang, Kota Bogor dan lawangsalapan di dekat Tugu tersebut. Namun, lebih dari itu, banyak peninggalan-peninggalan bersejarah yang menjadikan Bogor sebagai kota pusaka.
"Ini banyak yang tidak tahu tentang nilai sakral Bataraguru, padahal kita masih menikmati ilmu pengetahuannya, banyak lembaga penelitian, bahkan pusat pendidikan sini. Bahkan, pusat penelitian botani ada di Bogor. Itu mungkin salah satu logikanya turunnya Bataraguru," jelasnya.
Ia berharap, warga Sunda khususnya masyarakat Bogor agar tidak melupakan sejarah besar yang ada di tanah kelahirannya. Sebab, nilai-nilai kebudayaan di Bogor sangat tinggi dengan temuan-temuan benda bersejarah yang memiliki nilai sakral.
"Di Bogor ini memiliki nilai kebudayaan yang sangat tinggi yang pernah ada, salah satunya arca (Batara Guru) tersebut. Ini bukan hanya ornamen tapi menggambarkan bahwa disini ada peradaban luar biasa,"jelasnya.
Ia juga mengingatkan, agar warga Sunda tidak terkecoh dengan sejarah yang tak berdasar. Sebab, hal tersebut akan membuat keseimpangsiuran sejarah..
"Semoga tidak terkecoh dengan hal-hal yang baru. Kalau salah akarnya, salah juga pohonnya, begitupun sejarah kalau kita salah menyusuri sejarah, maka sejarahnya pun akan salah," jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Menilik Lebih Jauh Manuskrip Jawa, Pesan Tersirat yang Diberikan Leluhur untuk Perkembangan Kehidupan Manusia
-
7 Rekomendasi Tempat Wisata Malang di Malam Hari, Seru dan Indah!
-
Terpopuler: Heboh Isu Rumah Tangga Syahrini Goyang, Demo Tolak BBM di Istana Bogor Ricuh
-
Anggotanya Diduga Dipukul Oknum Polisi Saat Demo Tolak Kenaikan BBM di Istana Bogor, PMII Lapor ke Propam
-
Viral, Demo Tolak BBM di Istana Bogor Ricuh, Mahasiswa PMII Diduga Dipukul Oknum Anggota Polisi, Publik Meradang
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Fatayat NU Siap Jadi Motor Ekonomi Perempuan di Pelosok Bogor
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 111 Kurikulum Merdeka
-
Wajah Baru Transportasi Bogor: Angkot Tua Bakal Dihapus, Skema Ganti Kendaraan Diperketat
-
Lautan Manusia di Pakansari: UAS dan Bupati Rudy Susmanto Ketuk Pintu Langit untuk Bogor
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 121 Kurikulum Merdeka