Andi Ahmad S
Senin, 10 Oktober 2022 | 16:44 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kedua kanan) saat pengumuman deklarasi Calon Presiden Republik Indonesia tahun 2024 di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

SuaraBogor.id - Deklarasi Partai NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024 mendatang, nampak membawa untung tersendiri bagi DPD Partai NasDem Kota Bogor.

Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Bogor, Devie Prihartini Sultani mengaku, tak sedikit warga Bogor yang ingin menjadi kader NasDem usai deklarasi Anies menjadi calon presiden dari Partai tersebut.

"Karena memang saat setelah pengumuman deklarasi pencapresan Pak Anies sebagai Presiden dari Partai NasDem tahun 2024 banyak sekali masyarakat yang ingin bergabung dengan Partai NasDem," kata Devie kepada Suarabogor.id, Senin (10/10/2022).

Bahkan, kata Devie, warga kota Bogor tiap hari mendatangi kantor DPD Nasdem untuk mengajukan diri menjadi bagian dari partai Nasdem dalam menyukseskan Anies Baswedan menjadi presiden 2024.

"Ingin berjuang untuk bisa memenangkan Pak Anies, juga dengan bertambahnya kartu anggota kader Partai NasDem di kota bogor yang setiap hari terus masuk ke kami. Momentum ini akan kami manfaatkan terus untuk bisa mewujudkan menjadi kenyataan yg menjadi cita-cita kita bersama," paparnya.

Ia mencatat, ada sekitar 25 ribu anggota yang sudah tercatat sebagai kader NasDem Kota Bogor untuk mensukseskan kontestasi Pemilu 2024 mendatang.

Bahkan, dirinya mengaku, dampak positif dari deklarasi Anies itu juga akan mendorong banyaknya kursi DPRD Kota Bogor yang diduduki kader NasDem di pileg yang akan datang.

"Target kami di 2024 menjadi Partai Pemenang khususnya di Kota Bogor. Kami target 10 kursi, jadi paling tidak setiap dapil bisa di wakili oleh 2 wakil rakyatnya," pungkasnya.

Seperti diketahui, DPD Nasdem Kota Bogor saat ini baru menduduki 1 kursi di DPRD Kota Bogor.

Baca Juga: Disinggung Soal Banjir Jakarta, Sekjen PDIP: Ya Itu NasDem yang Harus Jawab

Kontributor: Egi Abdul Mugni

Load More