Scroll untuk membaca artikel
Galih Prasetyo
Senin, 17 Oktober 2022 | 14:12 WIB
Peristiwa penembakan seorang perwira polisi di Polda Gorontalo menyisakan sejumlah misteri. (pixabay)

Kemudian anggota Brimob tersebut berpapasan dengan terduga anggota gangster tersebut. Petugas lalu bertanya, apa yang mereka lakukan dan meminta ketiganya untuk berhenti.

Akan tetapi menurut penjelasan Ferdy, terduga gangster ini tak menggubris pertanyaan dari petugas Brimob tersebut.

Malah, dua dari tiga terduga anggota gangster ini kemudian turun dari kendaraan dan menghampiri petugas sambil membawa senjata tajam jenis celurit.

Karena melihat situasi mendesak, dan pelaku membawa sajam, petugas mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak dua kali.

Baca Juga: Terpopuler: Jenazah Mahasiswi IPB Ditemukan di Tambora, Tiga Terduga Gangster di Dor Brimob

“Jadi ada 3 kali tembakan peringatan, karena tidak dihiraukan, kemudian melakukan tembakan terarah kepada para pelaku, karena dianggap orang yang membahayakan keselamatan daripada warga sekitar,”

Sementara, ada dua tembakan lainnya yang ditembakan oleh anggota Brimob. Dua tembakan tersebut mengenai tiga orang terduga gangster. Satu peluru mengenai orang yang membawa celurit dan satu lagi mengenai dua terduga gangster lainnya.

Load More