SuaraBogor.id - Nasib nahas terjadi pada seorang anak Sekolah Dasar (SD) kelas enam berinisial K, yang dibunuh ayah sendiri di rumahnya yang beralamat di Perumahan Klaster Jatijajar, Kelurahan Jatijajar, Tapos, Kota Depok, Jawa Barat Selasa (1/11/2022).
Bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut dibunuh ayah sendiri. Hal itu tentunya mengisahkan kesedihan mendalam bagi teman dan tetangga di sekitaran Perumahan Klaster Jatijajar, Depok.
Kesedihan mendalam itu dirasakan salah satunya teman sebangku K di SD, yakni Chika Jesica.
"Anak saya nangis ga habis-habis kalau nyeritain dia (kekey)," kata ayah Chika, Yusuf kepada Suarabogor.id.
Yusuf menyebut, sosok K merupakan anak yang baik dan sopan kepada sesama dan keluarga temannya.
"Anaknya sangat baik, sopan, dan pemalu. Saya sering nganter dia kalau pulang sekolah kesini (rumah kekey)," ungkapnya.
Bahkan, dirinya sempat kaget saat mendengar kabar K dibunuh ayahnya sendiri. Sebab, kata dia, beberapa menit sebelum kabar itu didapatinya, K sempat menghubungi Chika untuk siap-siap berangkat sekolah.
"Saya dapat kabar jam 8. Anak saya sempat chat dengan kekey tadi pagi," pungkasnya.
Baca Juga: Diamankan Polisi, Pelaku Penganiayaan Anak dan Istri di Depok Masih Bungkam
Bejad, mungkin kata itu tepat ditunjukkan kepada seorang ayah bunuh anak kandung di Depok, Jawa Barat, Selasa (1/11/2022).
Ayah bunuh anak di Depok itu terjadi di Perumahan Klaster Pondok Jatijajar, Tapos, Depok.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Hereos Baruno membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut.
Menurutnya, pelaku yang membunuh anak sendiri itu kini telah diamankan oleh pihak kepolisian Polres Metro Depok.
"Saat ini sedang dalam pemeriksaan," katanya, kepada wartawan.
Dia menjelaskan, bahwa hingga saat ini masih belum diketahui motif pembunuhan seorang ayah tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Diamankan Polisi, Pelaku Penganiayaan Anak dan Istri di Depok Masih Bungkam
-
Cara Membaca Kartu SD di Laptop dan Ponsel, Simple Banget!
-
Biadab! Ayah Bunuh Anak Kandung Sendiri di Depok
-
Terduga Teroris Sumenep Ternyata Kepala Sekolah SD, Dinas Pendidikan Memastikan KBM Normal
-
Bikin Geger Warga Depok, Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Diduga Dibunuh
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan