SuaraBogor.id - Aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDN Pondokcina 1 yang berada di Depok dipertanyakan Pegiat pendidikan Kota Depok, Karmila Sari.
Saat Karmila mendatangi sekolah yang berada di Jalan Margonda, Kecamatan Beji, Kota Depok itu terungkap KBM dilakukan secara daring.
Padahal saat ini KBM sudah diperbolehkan dilakukan secara tatap muka langsung dengan mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.
"SDN Pondokcina 1 ternyata para siswa tidak mendapatkan pelajaran dari para guru (secara langsung-red), namun hanya melalui daring. Kan sudah Kegiatan Belajar Mengajar tatap muka kenapa masih daring," ungkap Karmila dikutip dari bogordaily.net (Jaringan SuaraBogor.id).
"Pas kami ke dalam kelas ternyata bangku sudah tidak ada dan tidak ada guru yang mengajar," imbuhnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Karmila, tidak adanya aktivitas KBM tatap muka karena larangan pihak sekolah.
Karenanya, ia merasa prihatin atas temuan ini terlebih para siswa terlihat sangat antusias untuk sekolah. Akhirnya, Karmila bersama beberapa rekannya memberikan pendampingan kepada siswa yang sudah datang ke sekolah.
"Saya tergerak membantu dengan beberapa teman-teman untuk mengajar, memberikan pendampingan kepada siswa dan siswi yang datang ke sekolah," katanya.
Lebih lanjut, Karmila berharap Dinas Pendidikan bisa memberikan solusi terbaik terkait permasalahan yang ada di SDN Pondokcina 1. Karmila juga menyarankan KBM tetap berlangsung secara tatap muka sampai ada titik kejelasan relokasi.
Baca Juga: Imam Budi Hartono Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di SDN Pondok Cina 1 Tetap Terjamin
Karmila juga mengharapkan adanya perhatian dari anggota DPRD Depok, sehingga polemik SDN Pondokcina 1 segera berakhir.
Berita Terkait
-
Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun
-
Bukan Granat Aktif! Benda di Drone Teror Advokat Depok Hanya Replika
-
Komisi Ojol 8% Berlaku, Pendapatan Naik? Ini Kata Driver Ojol!
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
-
Pemprov Jateng Luncurkan Logis, Layanan Psikolog Gratis untuk Masyarakat
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Jamin Jalur Wisata Bersih Bangunan Liar, Pemkab Cianjur Minta Pedagang Tunggu Kajian Relokasi
-
Mahfud MD Soroti Prosedur Cacat KUHAP Kasus Eks Jampidsus, KPK Pilih Merespons Hati-hati
-
Kali Baru Cibinong Lumpuh Total! 60 Truk Dikerahkan Angkut Ratusan Ton Sampah
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga
-
Hitung Kebutuhan Warga Sejak Lahir, Kemendukbangga Luncurkan Peta Jalan Kependudukan Presisi