SuaraBogor.id - Salah satu monumen sangkur komando yang berada di Puncak Lalana Bogor roboh, diduga diterjang angin puting beliung.
Untuk diketahui, sangkur komando roboh itu berada di wilayah Puncak Lalana, Desa Cibadak, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.
Monumen sangkur komando yang roboh itu diduga terjadi karena adanya angin kencang pada Kamis (10/2/2023) kemarin.
Pasalnya, saat Kamis kemarin, posisi sangkur komando yang menancap sudah tidak ada.
Baca Juga: Kabar Buruk! 10 Investor Bakal Hengkang dari Bogor
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan dari pihak TNI. Apakah benar roboh akibat angin atau faktor lain.
Sebelumnya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat mendukung rencana pembangunan Monumen Sangkur Komando di Puncak Lalana Gunung Karst, Ciampea, Bogor.
Kepala Disparbud Jabar, Dedi Taufik mengatakan pembahasan teknis sudah dilakukan bersama Komandan Jendral Kopassus Mohammad Hasan pada Kamis (4/1).
"Ciampea ini bagian dari kawasan Geopark Pongkor, jadi ada 131.000 hektar, dan memiliki keindahan alam yang potensial," ucap dia, Jumat (4/1)
Meski demikian, ada beberapa catatan yang harus dikolaborasikan dan didesain agar tidak mengganggu bebatuan di Puncak Lalana yang umurnya sudah jutaan tahun.
Baca Juga: Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Pohon Bertumbangan di Bogor dan Depok
"Harapannya mudah-mudahan kolaborasi dan sinergitas yang digagas pak Danjen ini sudah bersatu dengan sistem pentahelix. Tinggal kita dari sisi regulasi dan teknis kita harus support," ucapnya.
Berita Terkait
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
-
Escape to Bogor: 7 Tempat Wisata Sejuk untuk Refreshing Saat Libur Lebaran
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat